JBN Tanjungsari – Hasil pekerjaan kegiatan melapisi jalan lingkungan dengan aspal desa (Hitmixx) menggunakan Dana Desa (DD) Tahap II, Non-Earmark, di Kp Gunung Haur RT.09 RW.05, Desa Tanjungsari, kecamatan Tanjungsari, mendapat sorotan media ini.
Ketebalan (Ketinggian) aspal yang dikerjakan oleh perpaduan TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) dengan PT.Pendawa Bangkit Sejahtera Group patut diduga mengalami kekurangan ketebalan yang dapat mempengaruhi kualitas dan daya tahan jalan tersebut.
Warga sekitar saat ditanyakan oleh media ini justeru mengatakan pekerjaan dikerjakan oleh pihak pemborong (bukan swakelola warga masyarakat) yang juga merasa heran dengan cepatnya pihak kontraktor menyelesaikan kegiatan pengerjaan
“Ini di kerajaan oleh kontraktor dan pekerjaan ini cepet banget selesai nya pak banyak juga aspal yang terkelupas dan ke tebalnya pun tidak rata pak ada yang tipis banget ada juga yang tebal,” ujar salah satu warga yang rumahnya berada di lokasi pekerjaan jalan tersebut, Kamis (17/7/25).
Dikonfirmasi kepihak pemerintah desa, awak media sebelumnya dibuat linglung oleh informasi yang disampaikan oleh Sekertaris Desa (Sekdes) dimana terdapat kesalahan informasi terkait TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) pekerjaan yang menghabiskan DD hingga Rp 193.190.000,- tersebut.
“Itu Miptah sedang ada di luar pak, sedang duduk dihalaman luar. Coba ditanyakan kepada dia,” ujar Sekdes seraya mengarahkan media ini untuk mendapat klarifikasi dari pihak TPK, yang justeru malah dikatakan oleh Miptah tersebut berbeda dengan keterangan Sekdes, dimana dikatakan bahwa Proyek DD Tahap II sudah bukan dia selaku TPK.
Hal itu mendorong media ini kembali mengkonfirmasi Sekertaris Desa (Sekdes) melalui pesan whatsapp sehari setelahnya, Jumat (18/7/25) guna mengetahui penanggungjawab pekerjaan (TPK), dan mengenai ketebalan (ketinggian) asapl yang tidak merata pada pekerjaan.
“Jalan hotmix ada yang kurang ada yang lebih itu hal yang lumrah hal yang biasa di tempat lain pun sama. Nanti akan sy konfirmasikan Ke tpk,” kata sekdes sambil mempertanyakan sosok warga yang sebelumnya memberikan keterangan yang lantas dibalas oleh media ini’
“Mohon maaf Pak Sekdes untuk nama warga kami belum bisa sampaikan karena kewajiban kami menjaganya pak. Tapi insyallah kami pastikan benar merupakan warga disekitar kegiatan dan dapat kami pertanggungjawabkan,” jelas media ini kepada Sekdes.
Masih misterinya sosok TPK yang tidak juga disampaikan oleh Sekdes terhadap pekerjaan pengaspalan jalan desa Tahap II Tahun 2025 di Kp Gunung Haur RT.09 RW.05 memicu dugaan liar terhadap keberlangsungan proyek. Dimana hirarkinya, sosok TPK lah yang merupakan perpanjangan tangan pemerintah desa untuk mengawasi dan memvalidasi kegiatan pekerjaan.
Hingga berita ini ditayangkan, media ini masih juga belum dapat mengkonfirmasi Kepala Desa Tanjungsari. (Karim)