JBN Pamijahan – Desa bunder satu kecamatan pamijahan kabupaten bogor menjadi sorotan tajam setelah munculnya dugaan ketidak sesuaian antara realisasi pelaksanaan proyek pengerasan dan betonisasi jalan desa masyarakat desa Bunder satu. Hal itu terlihat dari penerapan bahan seperti matrial batu telor alias batu abal-abal yang di ambil dari semak-semak tebing patut diduga kurang bagus dan tidak sesuai spek.
Mirisnya, seorang Kepala Desa yang notabene menjadi penanggungjawab realisasi kegiatan dan sedang berada di lokasi justeru malah berucap tidak tahu menahu soal keberlangsungan pekerjaan pengerasan dan betonisasi jalan desa menuju kampung cisarua Rt 002/Rw 008/dan menghubungkan dengan kampung pasir salam Rt 001/Rw 008 tersebut. “Pekerjaannya yang ngerjakan pihak ke tiga yaitu CV,” ucapnya singkat, Senin (26/08/2025).
Ketika dikonfirmasi terkait dugaan ketidaksesuaian dari hasil tinjauan tim media, Kades Alam lebih memilih tidak menanggapi. “Dana bantuan keuangan kabupaten bogor telah direalisasikan untuk pembangunan jalan tersebut yang penting dana digunakan untuk pembangunan jalan desa,” jawabnya berbeda dengan apa yang dikonfirmasi.
Pembangunan jalan ini sangat vital sebagai mobilitas akses jalan warga masyarakat desa bunder satu menuju kampung cisarua Rt 002/Rw 008/dan menghubungkan dengan kampung pasir salam Rt 001/Rw 008/ yang menelan anggaran dana APBD kabupaten bogor harus digunakan secara transparan dan akuntabel.
Dengan adanya indikasi ketidaksesuaian pekerjaan dengan nilai anggaran yang digelontorkan lewat Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Kabupaten Bogor itu, diharapkan Inspektorat maupun tim monev Kecamatan Pamijahan dapat segera melakukan audit terhadap proyek tersebut. (Hadri)