Bandung Masih Dipadati Wisatawan, Polda Jabar Perketat Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
Kombes Pol. Hendra Rochmawan S.I.K., M.H menjelaskan bahwa hingga saat ini arus lalu lintas di Kota Bandung masih terpantau cukup padat, terutama di sejumlah persimpangan lampu merah. Kepadatan terjadi karena masih banyak masyarakat dari luar kota yang memilih bertahan di Bandung untuk berwisata maupun menginap, meskipun sudah memasuki hari kerja.
Ia mengungkapkan, tingkat hunian hotel di Kota Bandung masih berada di atas 60 persen. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga satu minggu ke depan. Sementara itu, pergerakan arus kendaraan diprediksi relatif berimbang, baik dari arah Jakarta menuju Bandung maupun sebaliknya.
Untuk mengantisipasi kepadatan di kawasan wisata, Polda Jabar bersama jajaran melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional, terutama di kawasan Ciwidey dan Lembang yang masih menjadi tujuan favorit wisatawan. Rekayasa lalu lintas dilakukan melalui sistem one way dan contraflow dengan durasi yang disesuaikan kondisi lapangan.
Terkait pengamanan, Kombes Pol. Hendra Rochmawan menegaskan bahwa meskipun Operasi Kepolisian secara resmi berakhir pada 2 Januari 2026, pengamanan tetap ditingkatkan hingga awal pekan depan. Sebanyak kurang lebih 15.000 personel dikerahkan, terdiri dari 2.000 personel Polda Jabar dan 13.000 personel dari jajaran kewilayahan.
Ia mengimbau masyarakat, khususnya wisatawan yang beraktivitas di perairan seperti laut dan sungai, agar mematuhi larangan yang telah ditetapkan petugas.
Selain itu, Polda Jabar juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas, seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), peredaran narkoba, serta kecelakaan lalu lintas.
RELATED ARTICLES




