Wednesday, May 6, 2026
spot_img
HomeBogor RayaPihak TPK/Pelaksana Proyek Betonisasi Jaldes Gunakan Anggaran BANKEU di Desa Leuwikaret Klapanunggal...

Pihak TPK/Pelaksana Proyek Betonisasi Jaldes Gunakan Anggaran BANKEU di Desa Leuwikaret Klapanunggal Tuai Misteri, Pekerjaan Diduga Tanpa Pengawasan

Google search engine
JBN Klapa Nunggal – Proyek infrastruktur betonisasi jalan desa dengan pembiayaan dari bantuan keuangan (Bankeu) Pemerintah Kabupaten Bogor TA 2025 di Desa Leuwikaret, Kecamatan Klapa Nunggal patut mendapat perhatian serius dari unsur terkait.
Pasalnya, kegiatan pengadukan coran beton dengan menggunakan molen manual oleh para swakelola yang tidak diakui dalam papan proyek informasi diduga tidak diawasi oleh pihak TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) maupun pengawas dari Penyedia Barang dan Jasa (PBJ).
Meskipun pada hasil wawancara, salah satu pekerja mengatakan kepada media ini bahwasanya mereka telah diberikan panduan oleh pihak PBJ (PT. BAM). “Sudah dijelaskan pak soal takaran untuk sampai mutu yang digunakan,” ujar Akang yang merupakan warga Kp Cioray Cibuntu memberikan keterangan kepada tim di lokasi pada Sabtu (9/8/25).
Merujuk pada papan informasi yang menegaskan keterangan pihak pelaksana merupakan TPK dari Desa Leuwikaret, maka media ini coba mengkonfirmasi pihak TPK melalui pesan whatsappnya.
Dengan kondisi diketahui sedang sakit, pihak TPK tetap mencoba menjawab konfirmasi, walaupun akhirnya mengarahkan tim media untuk mendatangi kantor desa dan menemui Kaur Perencanaan.
Menindaklanjuti kebutuhan konfirmasi, tim media bermodalkan arahan dari TPK untuk mengkonfirmasi Kaur Perencanaan, namun justeru diterima langsung oleh Sekertaris Desa (Sekdes).
Sekdes Leuwikaret pun tidak menampik ada kekeliruan keterangan yang dituliskan pada papan informasi dimana pihak pelaksana hanya bertuliskan TPK tanpa Swakelola ataupun di pihak ketigakan. “Iya si akang orang kedua yang mengkoreksi soal itu, dan kami akui soal kekeliruan penulisan itu,” ungkap Sekdes saat menerima tim di kantor desa, Selasa (19/8/25).
Terkait soal tekhnis pekerjaan dengan menggunanakan molen manual tanpa disertai adanya unsur kepengawasan baik TPK maupun pengawas dari PBJ, Sekdes sebelumnya sempat menyampaikan bahwa pihak pekerja telah dibekali pemahaman soal kepastian mutu (K-250) yang digunakan dalam proyek yang menghabisakan anggaran Rp 228.737.400,- dengan volume 200m X 3m X 0.15m tersebut.
Namun diakhir pernyataanya, ketika pihaknya dikonfirmasi soal kepastian mutu K-250 dari hasil kegiatan tanpa pengawasan, Sekdes justeru mengarahkan media ini untuk konfirmasi pihak PBJ yang dikatakan merupakan pelaksana (pihak ketiga) yang ditunjuk oleh desa. “Dikonfirmasi saja pihak penyedia barang dan jasa nya, PT BAM. Karena semua sudah diurus oleh mereka semua,” tutur Sekdes.
Namun sayangnya, ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsapp nya, pihak ketiga kegiatan Bankeu Infrastruktur untuk Desa Leuwikaret dari Pemkab Bogor belum menanggapi hingga berita ini ditayangkan.
Dari hasil tinjauan terkini oleh tim media, kondisi jalan yang selesai dukerjakan sejak lima (5) hari yang lalu itu didapati keretakan rambut pada lantai beton. (Tim)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini