JBN Bogor – Proyek pembangunan irigasi yang berlokasi di desa kalong kiud kecamatan nanggung kabupaten bogor diduga proyek ajang bisnis untuk meraup keuangan diri pribadinya.
Dengan modus dalam pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, standart atau tidak sesuai dengan SOP dan kualitasnya tidak maksimal dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan program percepatan peningkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) oleh perkumpulan petani pemakai air P3A-TGAI
namun,sangat disayangkan proyek tersebut,diduga di tunggangi pihak
ketiga yang mengerjakan proyek tersebut terkesan asal-asalan tanpa memikirkan kualitas.kuantitas yang menghasilkan pekerjaannya,sehingga terkesan tidak profesional. jum’at- 26/09/2025).
Tim investigasi awak media turun langsung kelapangan untuk memastikan proyek tersebut, salah se’orang ketua kelompok P3-TGAI yang berlokasi dikampung bongas desa kalong liud kecamatan nanggung kabupaten bogor provinsi jawa barat benar adanya proyek kegiatan ini sudah berjalan dikerjakan,
Sebagai ketua kelompok tani Heri dan ibu ani yang menerima anggaran berdasarkan informasi dari ketua kelompok P3-TGAl proyek tersebut diketahui adanya kegiatan P3-TGAI dari kementrian pekerjaan umum dan perumahan rakyat melalui direktorat jenderal sumder daya air dengan nilai nominal anggaran sebesar Rp.195.000.000′ (seratus sembilan puluh lima juta rupiah) yang bersumber dari BBWS citarum provinsi jawa barat.
Pembangunan P3-TGAI terlihat jelas ukuran ketinggian dan kedalaman tidak sesuai SOP digali yang digunakan cuma di ampar adukan pada permukaan tanah langsung disusun batu belah yang tidak sesuai spek dari rencana anggaran (RAB).
Adanya dugaan proyek tersebut yang bertepatan di desa kalong liud kecamatan nanggung proyek P3-TGAI sangat di sayangkan untuk konfirmasi pekerjaan ini untuk meyakinkan dugaan kuat awak media, dan LSM proyek ini se-olah-olah sudah terjadi dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan program P3-TGAl ini hanya dijadikan bacakan ajang bisnis demi memperkaya diri sendirinya.
Untuk kelanjutannya sampai berita ini ditayangkan pihak aparat perangkap desa kalong liud kecamatan nanggung kabupaten bogor provinsi jawa barat belum bisa menjawab,tetap bungkam, pungkas.” Penulis KAPERWIL JABAR.
(Hadri Andriansyah/O.Sobandi)




