Sunday, April 19, 2026
spot_img
HomeNasionalKades Sukarharja Diduga Arogan hingga Lakukan Penganiayaan terhadap Wartawan

Kades Sukarharja Diduga Arogan hingga Lakukan Penganiayaan terhadap Wartawan

Google search engine
JBN  Cianjur – Dugaan tindakan arogan yang disertai aksi kekerasan terhadap wartawan mencuat di Desa Sukarharja, Kecamatan Kadupandak, Kabupaten Cianjur, pada Minggu (5/4/2026). Peristiwa ini kini menjadi sorotan tajam publik.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat sejumlah wartawan mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala Desa Sukarharja terkait isu yang berkembang di masyarakat. Namun, situasi diduga malah menjadi, naik (Memanas) hingga berujung pada tindakan kekerasan yang mengarah pada penganiayaan terhadap salah satu wartawan.berinisial D.

“Korban disebut mengalami perlakuan tidak menyenangkan saat menjalankan tugas jurnalistiknya peristiwa tersebut pun menuai kecaman, dari berbagai pihak, yang menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik.

“Sejumlah kalangan menegaskan bahwa wartawan dilindungi oleh undang-undang dalam menjalankan tugasnya, sehingga segala bentuk kekerasan maupun intimidasi merupakan pelanggaran serius yang harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Ini sangat disayangkan. Wartawan menjalankan tugas untuk kepentingan publik, bukan untuk dihalangi apalagi sampai mendapat perlakuan kasar,” ujar salah satu sumber.
Kasus ini kini menjadi perhatian berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi profesi wartawan, yang mendesak adanya proses hukum secara transparan dan adil.

“Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan yang resmi dari Kepala Desa Sukarharja terkait dugaan aksi arogan dan penganiayaan, tersebut. Pihak terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi guna menjernihkan informasi yang beredar Dimasyarakat Luas, Tegaas,”

( REDAKSI )

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini