KOTA BEKASI – Dugaan adanya aktivitas prostitusi terselubung berkedok usaha pijat atau massage di wilayah Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, mendapat perhatian serius dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi. Salah satu lokasi yang disebut menjadi perhatian adalah Strawberry Kuy Kuy di kawasan Jalan Alternatif Cibubur. Kamis, (27/08)
Informasi yang berkembang di masyarakat menyebutkan bahwa tempat usaha tersebut diduga tidak hanya menjalankan aktivitas pijat sebagaimana peruntukannya. Dugaan adanya aktivitas lain di luar layanan pijat kemudian memunculkan pertanyaan mengenai legalitas usaha, kepatuhan terhadap perizinan, serta kemungkinan adanya pelanggaran norma maupun ketentuan yang berlaku.
Menanggapi pemberitaan Jabodetabeknews.id dan laporan pengaduan masyarakat, Satpol PP Kota Bekasi menyatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut melalui investigasi lapangan.
Sekertaris Satpol PP Kota Bekasi, Dra. Amsiyah, M.Si., mengatakan pihaknya akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan kebenaran laporan yang disampaikan masyarakat.
“Ya, kita akan menindaklanjuti dan melakukan investigasi lapangan,” ujar Amsiyah.
Masyarakat menilai pengawasan terhadap tempat usaha yang beroperasi sebagai pijat atau massage tidak cukup hanya dilakukan secara administratif. Jika terdapat laporan atau indikasi pelanggaran, aparat terkait perlu turun langsung melakukan pemeriksaan di lapangan.
Kawasan Jalan Alternatif Cibubur merupakan wilayah yang cukup ramai dan berdekatan dengan permukiman serta berbagai aktivitas masyarakat. Karena itu, setiap tempat usaha yang diduga menjalankan kegiatan di luar izin atau peruntukannya perlu mendapatkan pengawasan serius.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum dilakukan pemeriksaan oleh pihak berwenang. Investigasi lapangan diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai aktivitas yang sebenarnya berlangsung di lokasi tersebut.
Terpisah, hingga berita ini dimuat, pengelola tempat pijat Strawbery Kuy-kuy saat dikonfirmasi terkait dugaan tersebut tidak membalas pesan whatsapp. (Hadri)