JBN Dramaga – Dugaan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) mencuat di desa Dramaga. Kecamatan Dramaga kabupaten bogor Oknum kepala desa setempat disorot setelah diduga melakukan pemotongan dan BLT DD sebesar Rp.300.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah warga penerima bantuan mengaku tidak menerima dana secara utuh sebagaimana yang telah ditetapkan pemerintah. BLT DD yang seharusnya disalurkan penuh kepada masyarakat terdampak justru diduga dipotong tanpa penjelasan yang jelas dan transparan.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya. Ia menyebut bahwa bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih dalam kondisi ekonomi yang belum stabil.
“Harusnya kami menerima penuh, tapi kenyataannya ada potongan. Kami tidak tahu alasan jelasnya,” ujar salahsatu warga penerima yang meminta identitasnya tidak dituliskan saat berikan informasinya kepada media ini, Kamis (30/4/26).
Kasus ini pun menuai perhatian dari berbagai pihak, termasuk kalangan masyarakat dan awak media. Dugaan praktik tersebut dinilai mencederai prinsip transparansi. Keterbukaan. dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana BLT DD, khususnya program bantuan sosial yang menyasar warga kurang mampu.
“Pihak terkait diharapkan segera turun tangan untuk melakukan investigasi menyeluruh guna memastikan kebenaran informasi tersebut. Jika terbukti terjadi pelanggaran, maka oknum kades Dramaga. yang terlibat harus ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari kepala desa Dramaga terkait dugaan pemotongan dana BLT DD tersebut. (Hadri)