Saturday, October 24, 2026
spot_img
HomeBogor RayaProyek Saluran Irigasi Kelompok Tani Mucekil Rp.161, Juta Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai...

Proyek Saluran Irigasi Kelompok Tani Mucekil Rp.161, Juta Diduga Dikerjakan Tidak Sesuai Spesifikasi

Google search engine

JBN, Bogor – Pekerjaan pembangunan saluran irigasi yang berada di Desa Tegalpanjang, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani Mucekil dengan nilai anggaran mencapai Rp.161.000.000, (seratus enam puluh satu juta rupiah) mendapat sorotan. Proyek tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan terkesan asal jadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kegiatan tersebut bersumber dari Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian melalui BPLIP Kelas 1 Bandung Tahun Anggaran 2026. Namun, dalam pelaksanaannya, sejumlah material yang digunakan diduga memiliki kualitas rendah dan tidak sesuai dengan ketentuan teknis pekerjaan.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan pasir yang diduga berkualitas rendah. Selain itu, pekerjaan saluran tersebut juga disebut menggunakan batu bronjol, yang penggunaannya perlu dipastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis serta perencanaan pekerjaan, Rabu (7/10/2026).

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan dan kualitas pelaksanaan proyek, mengingat anggaran yang digunakan merupakan anggaran pemerintah yang seharusnya dikelola secara transparan dan menghasilkan pekerjaan sesuai standar yang telah ditetapkan.

Tidak hanya persoalan kualitas pekerjaan, muncul pula dugaan adanya upaya untuk meredam pemberitaan mengenai proyek tersebut. Berdasarkan informasi yang beredar, terdapat dugaan pemberian uang kepada oknum wartawan agar proyek tersebut tidak diberitakan.

Namun, dugaan tersebut masih memerlukan klarifikasi dan pembuktian lebih lanjut. Pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut perlu diberikan kesempatan untuk memberikan penjelasan guna memastikan kebenaran informasi dan menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.

Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk instansi yang bertanggung jawab terhadap program, pengawas pekerjaan, serta aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran, dapat melakukan pemeriksaan terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah pekerjaan benar-benar telah dilaksanakan sesuai RAB, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta ketentuan pengadaan dan pelaksanaan kegiatan.

Dengan nilai anggaran mencapai Rp161 juta, masyarakat berhak mengetahui apakah penggunaan dana tersebut telah memberikan hasil pekerjaan yang berkualitas dan sesuai dengan tujuan pembangunan sarana irigasi bagi kelompok tani.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Kelompok Tani Mucekil maupun instansi terkait mengenai dugaan ketidaksesuaian spesifikasi material dan pelaksanaan pekerjaan tersebut. Pungkas,”

PENULIS JURNALIS

Jabodetabeknews.id

( HRD,. A /* Karim SH )

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini