JBN Tanjungsari – Sebulan selesai dikerjakan, rabat beton jalan lingkungan di Kp Nyengcle RT 05/02 Desa Selawangi, Tanjungsari, sudah terjadi kerusakan permukaan jalan dengan mengelupaskan krikil dan debu.
Kondisi itu terpantau media ini dari hasil kegiatan investigasi ke lokasi rabat beton jalan lingkungan yang diketahui merupakan proyek Dana Desa Tahap I Tahun 2025 di Desa Selawangi, Tanjungsari, Kabupaten Bogor.
Salah satu warga yang menjajakan dagangan disekitaran pinggiran rabat beton pun tidak luput mengeluhkan banyaknya debu jalan yang mengganggu.
“Sudah sebulan selesainya pak. Itu pun sempat tertunda dikerjakannya. Dan memang debu nya itu banyak banget ko bisa begitu pak ya. Padahal baru sebulan,” ujarnya kepada media ini, Selasa (22/7/25).
Sayangnya, media ini belum bisa mendapat informasi lebih lanjut prihal proyek tersebut dikarenakan keterbatasan kewenangan Sekertaris Desa (Sekdes) dalam menjawab konfirmasi awak media.
“Punten kang, kalau soal konfirmasi baiknya langsung ke lurah (Kades-red) aja. Saya mah tidak ada kewenangan menjawab,” ujar Sekdes Selawangi saat dikonfirmasi soal proyek rabat beton jalan di RW 02 Kp Nyengcleh yang juga terlihat langsung mengikuti kegiatan Musrenbang di Desa tanpa terlihat sosok Kepala Desa pada acara tersebut.
Dikutip dari informasi yang dihimpun media ini, kondisi beton yang sudah terlihat kerikil setelah sebulan kemungkinan besar disebabkan oleh beberapa faktor, seperti campuran beton yang tidak tepat, proses pemadatan yang kurang baik, atau perawatan yang tidak memadai setelah pengecoran.
Prihal baru sebulan selesai dikerjakan, proyek ini seharusnya masih dalam tahap pemeliharaan dengan tanggungjawab berada di Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang hingga berita ini ditayangkan awak media masih belum bisa mengetahui pihak TPK, dan juga urung kesempatan untuk mengkonfirmasi Kepala Desa.
Sebagai informasi, proyek rabat beton jalan lingkungan di Kp Nyengcle RT 05/002 dibiayai dari Dana Desa Tahap I Tahun 2025 dengan nilai Pagu Rp 110 520.000,- dengan Panjang 202 M, Lebar 2 M, Tinggi 0,12 M dan dikerjakan oleh swadata masyarakat. (Hadri)