Friday, July 10, 2026
spot_img
HomeBogor RayaDiduga Proyek Siluman, Pekerjaan Drainase Lingkungan di Nanggewer Mekar Dikomplain Warga

Diduga Proyek Siluman, Pekerjaan Drainase Lingkungan di Nanggewer Mekar Dikomplain Warga

Google search engine
JBN Cibinong – Kondisi pekerjaan proyek drainase lingkungan (pemasangan uditch) di Kelurahan Nanggewer Mekar, Kecamatan Cibinong dikeluhkan warga sekitar.
Pasalnya, pekerjaan pemasangan uditch yang diketahui sudah lebih dari dua (2) minggu tanpa kegiatan itu patut diduga tidak dilakukan konsep perapihan pekerjaan.
“Sudah dua minggu lebih sudah tidak ada lagi tukang yang ngerjain ya. Dan kondisi kerjaan yang ditinggalkan pun menjadi perhatian warga disini, termasuk saya,” ujar Warga (Akang) yang rumahnya bersebelahan langsung dengan kegiatan proyek drainase, saat dimintakan tanggapannya, Kamis (10/10/24).
Akang mempertanyakan pertanggung jawaban pekerjaan yang mana diketahui kondisi pemasangan uditch belum di plester dan soal urukan tanah yang didiamkan dipinggir akses jalan warga.
“Itu uditch memang begitu doang pak ya jadinya. Tidak dipelur atau disemen pinggirnya uditch? Dan urugan tanah itu apa iya didiamkan gitu aja oleh si para yang kerja. Jelas ganggu itu pak, apalagi kalau habis hujan akibatkan jalan jadi licin gegara tanah itu,” geram dia.
“Cobalah bantu disampaikan ke yang bertanggung jawab pak soal itu kerjaan. Kalau memang tidak mau dirapihkan, rencananya saya dan warga yang terimbas akan inisiatif cor semen sendiri itu pinggiran uditch,” tegas akang.
Sebagai informasi, proyek pekerjaan drainase lingkungan (uditch) di Kelurahan Naggewer terdapat 2 paket pekerjaan (acuan LPSE Kabupaten Bogor-red) yang mana lokasi yang di komplain warga, patut diduga merupakan paket yang dikerjakan oleh pelaksana lapangan atasnama Rizky.
Bungkamnya pelaksana (Rizky) sejak dari awal Dikonfirmasi terkait hasil temuan di lapangan melalui pesan WhatsApp nya, makin mengindikasikan dugaan Proyek Siluman yang difasilitasi dengan uang negara sekitar kurang lebih Pagu kurang lebih hingga 191 juta itu (koreksi LPSE Kabupaten Bogor).
Bukan hanya pelaksana yang bungkam seribu bahasa, namun Kepala Bidang dan Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan Dinas PUPR Kabupaten Bogor pun ikut memilih diam dan enggan memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dilayangkan media ini.
Dari perkembangan dan informasi yang dihimpun media ini, kuat dugaan akan adanya peminjaman bendera (pinjam PT) dari pelaksana (Rizky) untuk bisa mendapat pekerjaan atas proyek milik dari Dinas PUPR Kabupaten Bogor.
Proyek yang telah disorot cukup tajam oleh media ini, diketahui tidak menghadirkan papan proyek dan diduga kuat tidak dengan dilapisi lantai kerja.
Mirisnya, baik dari pengakuan pekerja dan perwakilan pelaksana yang pernah dikonfirmasi. Didapati pernyataan akan tidak pernah hadir ya konsultan pengawas pekerjaan di lokasi, hingga tinjau lokasi terakhir media ini di pada Kamis (10/10/24). (RDI/Ponres)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini