JABODETBEKNEWS | KABUPATEN BEKASI — Semangat generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan desa mulai mewarnai kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Taman Rahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, periode 2026–2034.
Salah satu figur muda yang menyatakan kesiapan untuk maju dalam kontestasi tersebut adalah Emin Suryana. Dengan membawa semangat pengabdian dan keinginan untuk terlibat langsung dalam pembangunan desa, Emin menyatakan siap menawarkan gagasan serta energi baru bagi masyarakat Desa Taman Rahayu.
Saat ditemui wartawan di kediamannya, Jumat (28/8/2026), Emin mengatakan keputusannya untuk maju sebagai calon kepala desa berangkat dari keinginan untuk memberikan pelayanan yang lebih baik sekaligus membangun desa bersama masyarakat.
Menurutnya, kepala desa bukan hanya pemegang kebijakan di tingkat desa, tetapi juga harus mampu menjadi pelayan masyarakat, membuka ruang komunikasi dan menyerap aspirasi warga.
“Niat saya maju bukan semata-mata untuk mengejar jabatan, tetapi ingin mengabdikan diri dan bekerja bersama masyarakat. Desa ini harus dibangun secara bersama-sama,” ujar Emin.
Dalam pencalonannya, Emin mengusung slogan “MANJUR”, yang merupakan akronim dari Muda, Amanah, Jujur, dan siap bekerja keras.
Ia menilai generasi muda memiliki kapasitas dan energi untuk menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat. Namun, menurutnya, semangat perubahan harus dibarengi dengan integritas, kejujuran, tanggung jawab dan kemauan untuk bekerja nyata.
Emin juga menyampaikan gagasannya untuk mendorong terwujudnya Desa Taman Rahayu yang cerdas, sejahtera dan unggul.
Baginya, pembangunan desa tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan sektor ekonomi warga juga harus menjadi bagian penting dari pembangunan desa.
“Kalau masyarakat memberikan kepercayaan, saya siap bekerja bersama seluruh elemen masyarakat. Tidak boleh ada perbedaan perlakuan hanya karena perbedaan latar belakang ataupun pilihan politik,” tegasnya.
Selain membawa gagasan pembangunan, Emin juga menaruh perhatian pada pentingnya menjaga kondusivitas selama tahapan Pilkades. Ia mengajak seluruh masyarakat Taman Rahayu agar tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memutus tali persaudaraan.
“Walaupun berbeda pendapat dan berbeda pilihan, kita harus tetap menjaga persatuan dan tali persaudaraan. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita terpecah belah,” katanya.
Emin berharap Pilkades Taman Rahayu dapat berlangsung secara aman, tertib, demokratis dan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan.
Menurutnya, siapapun yang nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat merupakan bagian dari Desa Taman Rahayu yang memiliki tanggung jawab bersama untuk membawa desa menjadi lebih baik.
Dengan mengusung semangat “MANJUR — Muda, Amanah, Jujur dan siap kerja keras”, Emin Suryana menyatakan siap mengabdikan diri dan berjuang bersama masyarakat untuk mewujudkan Desa Taman Rahayu yang cerdas, sejahtera dan unggul. (Karim)
Editor: Benny War




