Monday, May 25, 2026
spot_img
HomeMetropolitanKementrian Agama Kab Bekasi Gelar Bakti Sosial Lintas Agama di Hari Santri...

Kementrian Agama Kab Bekasi Gelar Bakti Sosial Lintas Agama di Hari Santri Nasional 2024

Google search engine
JBNBekasi- Memperingati Hari Santri Nasional 2024, Kementerian Agama Kabupaten Bekasi menggelar bakti sosial lintas agama dengan memberikan bantuan sosial dalam bentuk paket bahan makanan pokok atau sembako sejumlah 1000 paket sembako yang untuk dibagikan ke pada para santri dan yayasan-yayasan panti asuhan bagi yang membutuhkan. Acara kali ini bertemakan “Menyambung Juang Merangkuh Masa Depan” yang bertempat di Masjid Jami Attaqwa Jln. KH Noer Alie, Ujungharapan, Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (31/10/2024).
Bakti sosial lintas agama ini adalah sebuah gagasan yang dibentuk Kepala Kementrian Agama Kabupaten Bekasi, H Shobirin S.Ag., M.Si., agar terbentuknya toleransi dan kerukunan antar agama khususnya yang berada di Kabupaten Bekasi. Acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh kepala pondok pesantren saja, namun juga diikuti oleh tokoh lintas agama diantaranya dari tokoh umat Islam, Kristen, Budha dan Hindu, juga para santri. Para tokoh agama ini berbaur dengan para santri serta perwakilan dari berbagai pondok pesantren dan lembaga pendidikan Islam yang ada di Kabupaten Bekasi.
(Foto/Ist)
Kepala Departemen Agama Kabupaten Bekasi, H Shobirin S.Ag., M.Si., dalam sambutannya mengatakan, Hari Santri diperingati setiap Tanggal 22 Oktober yang merujuk pada sebuah peristiwa penting dalam sejarah perjuangan bangsa, yakni keluarnya Resolusi Jihad pada tahun 1945.
“Resolusi ini dikeluarkan oleh KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yang menginstruksikan santri dan ulama untuk terlibat dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari ancaman penjajahan”, ucapnya.
H Shobirin S.Ag., M.Si., juga mengatakan, Hari Santri tidak hanya milik umat Islam, tetapi menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persatuan dan cinta Tanah Air.
“Hari Santri 2024 di Kabupaten Bekasi menjadi bukti kuat bahwa perbedaan agama dan keyakinan tidak menghalangi kebersamaan dalam merayakan hari-hari besar nasional, termasuk dalam menjaga nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan yang diwariskan oleh para pendahulu,” imbuhnya.
(Foto/Ist)
“Perbedaan itu bukan menjadi penghalang buat kita untuk membangun kebersamaan, memupuk kekompakan, juga memupuk persatuan dan kesatuan bangsa. Jadi kegiatan bakti sosial lintas agama ini dalam rangka mengajak semua agama atau tokoh agama untuk bisa berbagi”, tambahnya.
Ditempat yang sama, tokoh dari agama Kristen, Pendeta Ayub Tampubolon saat dimintai tanggapannya terkait kegiatan Bakti Sosial Lintas Agama merasa bersyukur terutama dengan adanya gagasan dari Kementerian Agama Kabupaten Bekasi, agar bagaimana di Kabupaten Bekasi ini bisa kondusif, toleransi, kerukunannya semakin meningkat maka diadakanlah acara ini untuk merapatkan dan mensosialisasikan kerukunan umat beragama. “Serta bagaimana Agama-agama yang lain yang berada di Kabupaten Bekasi ini bisa duduk bersama menjaga silaturahim sehingga terciptalah Kabupaten Bekasi lebih indah dan lebih baik. Dan ini menunjukan bahwa kementrian agama Kabupaten Bekasi bisa merangkul semua agama untuk menciptakan kerukunan”, imbuhnya.(Surya)
Editor: Ahdhia Putri Insyira
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini