JBN Lebak-Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, melontarkan peringatan keras saat melantik 192 pejabat eselon III, IV, dan camat di Pendopo Kabupaten Lebak, Senin (27/4/2026). Di tengah sorotan publik terhadap dugaan praktik jual beli jabatan, Bupati menegaskan bahwa seluruh proses rotasi dan mutasi kali ini dilakukan tanpa pungutan biaya alias “nol rupiah”.
“Tidak ada bayar jabatan. Kalau saya temukan ada yang bermain, minta uang, atau menjanjikan posisi, akan langsung saya pecat,” tegasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa isu gratifikasi dalam mutasi jabatan masih menjadi perhatian serius. Meski Bupati menekankan bahwa promosi dilakukan berdasarkan kinerja dan kebutuhan organisasi, publik kini menanti pembuktian di lapangan.
Bupati juga mengingatkan para pejabat yang dilantik agar tidak menjadikan jabatan sebagai ajang “balik modal”, istilah yang kerap dikaitkan dengan dugaan adanya biaya tidak resmi dalam promosi jabatan.
“Jabatan adalah amanah, bukan komoditas,” ujarnya, sembari meminta para camat aktif turun ke desa untuk memastikan pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Sebanyak 192 pejabat yang dilantik terdiri dari 86 pejabat eselon III, 89 pejabat eselon IV, dan 17 camat. Seluruhnya telah diambil sumpah jabatan dan menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen menjalankan tugas secara profesional.
Melalui rotasi ini, diharapkan kinerja organisasi perangkat daerah semakin optimal. Komitmen terhadap transparansi dan integritas pun diharapkan terus terjaga dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. (ADRIYANTO)




