Friday, October 23, 2026
spot_img
HomeUtamaPeluncuran Pilot Project Posyandu 6 SPM di Kabupaten Lebak oleh Tri Tito...

Peluncuran Pilot Project Posyandu 6 SPM di Kabupaten Lebak oleh Tri Tito Karnavian

Google search engine
JBN Lebak,- Pj.Gubernur Banten, Al Muktabar, menghadiri peluncuran Pilot Project Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kabupaten Lebak. Acara tersebut diadakan oleh Ketua Umum Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian, di SMPN 1 Cibadak, Kabupaten Lebak, Senin (15/7/2024).

“Alhamdulillah kita dikunjungi Ibu Ketua Umum Pembina Posyandu sekaligus Ketua Umum PKK Ibu Tri Tito Karnavian. Beliau secara khusus menyempatkan diri ke Kabupaten Lebak untuk menyampaikan beberapa hal,” ucap Al Muktabar.

“Beliau memberikan bantuan, proses edukasi, mengecek pelayanan Posyandu, air bersih, bantuan rumah layak huni, hingga infrastruktur. Ada enam agenda kerja Posyandu,” tambahnya.

Al Muktabar mengaku bersyukur Posyandu yang dikunjungi menjadi prototipe dalam implementasi tata kerja Posyandu yang terintegrasi dengan PKK. Posyandu ini berfungsi sebagai model untuk mengedukasi masyarakat.

Saat ini, PKK dan Posyandu telah terintegrasi. Menurutnya, PKK dan Posyandu adalah upaya penting untuk memenuhi kesejahteraan masyarakat. Pihaknya juga mulai memperluas agenda makan gratis dalam menangani stunting serta penguatan analisis gizi anak-anak.

Ketua Umum Pembina Posyandu, Tri Tito Karnavian, mengucapkan syukur dengan diluncurkannya Pilot Project Posyandu 6 SPM. “Revitalisasi Posyandu dengan 6 pelayanan dasar,” ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa Posyandu juga berperan dalam pendidikan non-formal sejak anak masih dalam kandungan, yang sering kali dilupakan karena fokus pada pendidikan formal.

Dalam bidang kesehatan, dilakukan peningkatan Posyandu dengan 6 SPM. Di bidang Pekerjaan Umum, melalui Posyandu, diharapkan pelayanan PUPR dapat langsung ke masyarakat. Di bidang Trantibum Linmas, Posyandu berperan dalam pencegahan dini dari gangguan keamanan dan ketertiban. Sedangkan di bidang sosial, Posyandu membantu masyarakat yang belum merasa terjamin keadilan sosialnya.

“Semoga kita bisa mengembangkan Posyandu sebagai mitra pemerintah,” tambah Tri.

Menurutnya, program Posyandu lebih realistis dan menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. “Mudah-mudahan pilot project ini berlanjut terus,” pungkasnya.

Pj Bupati Lebak, Iwan Kurniawan, mengatakan bahwa Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa menjadi mitra pemerintah dalam pembangunan desa.

Posyandu 6 SPM melakukan intervensi di bidang pendidikan dengan pemberian paket alat tulis kepada 820 anak dan rehabilitasi sekolah. Di bidang kesehatan, dilakukan intervensi dengan pemberian vitamin tambahan darah kepada siswa SMP dan SD serta rehabilitasi Posyandu. Di bidang Pekerjaan Umum, disediakan air bersih dan rehabilitasi jalan. Di bidang Perumahan Permukiman, dibangun 7 rumah layak huni. Di bidang sosial, diberikan bantuan kepada masyarakat tidak mampu dan 200 disabilitas. Di bidang Trantibum Linmas, diberikan bantuan alat pemadam kebakaran kepada masyarakat.

“6 SPM layanan Posyandu sangat bermanfaat bagi masyarakat desa. Mudah-mudahan program ini dapat dilanjutkan ke beberapa desa lain,” pungkas Iwan.

Setelah peluncuran Pilot Project Posyandu 6 SPM, rombongan meninjau jalan Desa Pasarkeong, pelayanan Posyandu Jeruk, penyerahan bantuan sosial, rumah layak huni, bantuan alat pemadam kebakaran untuk Poskamling di Kampung Ciputat, pembangunan SPAM, dan Paud Al Musyawwir di Kampung Sengkol Pojok, Desa Pasarkeong. (Adri/TM)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini