Wednesday, May 6, 2026
spot_img
HomeMetropolitanAda Dugaan Tambal Sulam Pondasi di Proyek Bankeu/Samisade Desa Sukamaju Kecamatan Jonggol

Ada Dugaan Tambal Sulam Pondasi di Proyek Bankeu/Samisade Desa Sukamaju Kecamatan Jonggol

Google search engine
JBN Cariu – Proyek pembangunan jembatan dan pengaspalan jalan desa dengan penggunaan anggaran dari bantuan keuangan (Bankeu/Samisade) di Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol patut mendapat pengawasan lebih intensif.
Pasalnya, dari hasil penelusuran, tim investigasi media ini mendapati adanya dugaan praktik tambal sulam pondasi dari jembatan yang diketahui dibangun hasil dari pembiayaan swadaya warga sekitar yang dibangun pada Tahun 1997 silam.
“Itu benar harus diawasi pekerjaanya pak. Karena itu kenapa pondasi turab jembatan masih memanfaatkan yang lama hasil biaya bangun dari patungan warga sini dan bukan dibuat baru keseluruhan,” ujar H Didin warga sekitar saat berada di lokasi kegiatan, Kamis (7/8/25).
Salah satu pekerja mewakili mandor, pelaksana dan TPK yang tidak ada dilokasi membenarkan prihal pondasi tpt dibibir jembatan bersifat sekedar menambahkan batu untuk memperkuat pondasi jembatan. “Iya itu ditambahkan batu pak biar lebih kuat nanti jembatan. Dan akan ditutup semen beton nantinya pak,” kata pekerja.
Besarnya nilai anggaran yang direalisasikan melalui APBD (Bankeu/Samisade) hingga Rp 1 Miliar memicu keheranan terhadap metode tambal sulam yang digunakan oleh pihak dari CV. Mega Karya Konstruksi selaku pelaksana kegiatan.
Ketidakhadiran TPK, Pelaksana maupun Mandor di lokasi kegiatan makin memicu dugaan lemah dan abainya pengawasan terhadap keberlangsungan kegiatan proyek pembangunan jembatan dan betonisasi jalan desa di Kp Pasir Ipis RT.03/007 Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.
Selang beberapa saat, TPK pembangunan diketahui datang ke lokasi kegiatan dan menyapa tim media. Namun sayangnya, konfirmasi prihal temuan yang disampaikan oleh media masih belum diberikan klarifikasinya.
Lebih menariknya, justeru tiba-tiba muncul sosok ASN dari UPT Jalan dan Jembatan wilayah X Jonggol bernama (M) yang memanggil awak media ini terpisah dengan beberapa wartawan lain yang sedang cek pekerjaan.
“Ini buat makan heula apa mau kabur (berangkat-red) duluan, geser ke jembatan. Seharusnya ini bukan saya (yang memberi uang-red) TPK dan Sekdes,” pungkas dia.
Dan ketika kembali dikonfirmasi ulang melalui pesan whatsappnya, hingga berita ini ditayangkan, TPK yang juga merupakan Ketua Karang Taruna Desa Sukajaya, yang diketahui dipanggil Elang belum menanggapi.
Sebagai informasi, kegiatan pembangunan Jembatan dan Betonisasi Jalan Desa di Kp Pasir Epis Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol dibiayai dari APBD Kabupaten Bogor melalui program Bankeu (Bantuan Keuangan/Samisade) yang dikerjakan oleh TPK dan pihak ketiga (CV. Mega Karya Konstruksi beralamat di Kabupaten Bekasi) dengan 75 Hari Kalender lama pekerjaan. (HADRI/KARIM)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini