Monday, April 20, 2026
spot_img
HomeBantenJurnalis Lebak Turun ke Jalan, Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS

Jurnalis Lebak Turun ke Jalan, Kecam Kekerasan Terhadap Wartawan di PT GRS

Google search engine
JBN LEBAK – Gabungan jurnalis di Kabupaten Lebak yang terdiri dari Ikatan Wartawan Online (IWO), Forum Wartawan Solid (FWS), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Pokja Wartawan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Wartawan Lebak (IKWAL), Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI), Aliansi Jurnalis Lebak (AJUL), dan Media Online Indonesia (MOI) menggelar aksi unjuk rasa di Alun-Alun Rangkasbitung, Jumat (22/8/2025).

Aksi ini merupakan bentuk solidaritas sekaligus kecaman keras atas dugaan kekerasan yang dialami wartawan saat mendampingi tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam penutupan ulang pabrik PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

Ketua FWS Lebak, Aji Rosyad, menegaskan bahwa profesi wartawan dilindungi undang-undang dan tidak boleh menjadi korban intimidasi.
“Kekerasan terhadap wartawan adalah pelecehan terhadap demokrasi. Semua pelaku, termasuk oknum aparat, harus diproses hukum tanpa pandang bulu,” tegasnya dalam orasi.

Rekam Jejak Hitam PT GRS

Kasus ini menambah panjang daftar persoalan PT GRS. Sejak 2023, perusahaan tersebut telah berkali-kali mendapat teguran dari KLHK akibat pencemaran lingkungan. Bahkan, pada Februari 2025, KLHK melakukan penyegelan resmi.

Namun, perusahaan nekat membuka segel dan kembali beroperasi secara ilegal. KLHK lalu mengirim Deputi Penegakan Hukum, Irjen Rizal Irawan, untuk memimpin penutupan ulang. Justru pada momen inilah insiden pengeroyokan terjadi, melibatkan sekuriti perusahaan, ormas, hingga diduga oknum Brimob.

Polisi Mulai Bergerak

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, memastikan beberapa pelaku sudah ditangkap.
“Sudah kami amankan dua oknum sekuriti yang diduga terlibat langsung dalam pengeroyokan. Identitas pelaku lain, termasuk dari ormas, sudah kami kantongi. Akan ada penangkapan lanjutan,” ujarnya kepada wartawan.

Condro menegaskan serangan tersebut bukan sekadar tindak pidana biasa.
“Ini adalah serangan terhadap negara,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Didik Hariyanto menyampaikan, dua oknum Brimob juga tengah diperiksa terkait dugaan keterlibatan.

“Dua anggota yang sedang diperiksa berinisial TG dan TR,” ujarnya.

Jurnalis Kawal Kasus Sampai Tuntas

Dalam aksi damai di Rangkasbitung, para jurnalis dari berbagai organisasi itu membawa poster kecaman dan tuntutan agar hukum ditegakkan setegas-tegasnya. Mereka juga menuntut PT GRS bertanggung jawab serta meminta jaminan keselamatan bagi insan pers yang tengah menjalankan tugas.

Gabungan jurnalis Lebak menegaskan, mereka akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas.
“Kami tidak akan berhenti bersuara sampai semua pelaku ditangkap dan diadili,” seru salah satu orator aksi.(Adr)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini