JBN Bogor – team investigasi dilapangan awak media wartawan yang hendak konfirmasi kepada kepala desa cipenjo dibuat kecewa, ketika hendak. ijin,” konfirmasi kepada kepala desa hendak masuk ke kantor desa cipenjo kecamatan cileungsi kabupaten bogor melihat adanya wartawan langsung balik kanan, dan keluar kembali seketika langsung pergi meninggalkan awak media wartawan yang hendak konfirmasi pada hari rabu (01/10/2025).
Tentunya hal ini menjadi sorotan tajam buat publik penuh tanda tanya, setelah adanya temuan terkait proyek rehabilitasi kantor desa dan juga betonisasi di metland (SEKTOR).”02″ Rw 12 dengan panjang 135 Meter x 7 meter x 0.15 meter dengan anggaran sebesar Rp. 231. 685.000 (dua ratus tiga pulu satu juta enam ratus delapan puluh lima ribu rupiah).
Beberapa wartawan yang berupaya melakukan konfirmasi langsung di lokasi tetapi hasilnya nilhil dalam tanda kutif, tidak berhasil untuk menemuinya kepala desa cipenjo.
Saat sejumlah awak media wartawan mendatangi kantor desa cipenjo tampak aktivitas pemerintahan desa berlangsung seperti biasa namun ketika diminta statment, keterangan lebih lanjut mengenai transparansi anggaran dan progres pembangunan yang sedang berjalan, Kepala desa cipenjo justru memilih meninggalkan lokasi tanpa memberikan alasan yang jelasan.
Sebelumnya berdasarkan papan informasi kegiatan proyek rehabilitasi kantor desa yang berlokasi di jalan mandor senan No-1 bertepatan dikampung nyangegeeng Rt 007/Rw 004/memiliki anggaran sebesar Rp. 250.000.000 (dua ratus lima puluh juta rupiah) dengan sumber dana dari bantuan keuangan (bangkeu) infrastruktur desa.
Proyek ini dilaksanakan oleh tim pelaksana kegiatan (TPK) dengan jangka waktu pengerjaan selama 35 hari masa kalender ketua “TPK” yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan benar bahwa pekerjaan ini dilaksanakan, tetapi untuk lebih jelasnya silahkan tanya langsung ke bapak sekretaris desa (sekdes) dan kami cuma pelaksanaan pekerjaan saja.
Jadi mohon maaf teman- teman media wartawan silahkan datangin langsung dan tanya ke bapak (sekdes) sementara itu sekdes dihubungi melalui baypon via whatsap cuma mengatakan saya sedang rapat di puncak dan tidak memberikan jawaban yang memuaskan team media.
Ketiadaan penjelasan resmi dari kepala desa menimbulkan tanda tanya masyarakat dan awak media mengenai keterbukaan informasi publik, terutama terkait pelaksanaan kegiatan pembangunan desa cipenjo yang menggunakan dana keuangan negara.
Menurut sejumlah warga yang ditemui di sekitar kantor desa masyarakat berharap agar pemerintah desa cipenjo lebih transparan dalam menyampaikan informasi penggunaan anggaran serta dapat memberikan keterangan secara terbuka kepada publik.
“Harusnya kepala desa berani menjelaskan, jangan sampai masyarakat bertanya-tanya karena proyek ini, menggunakan uang rakyat, dan uang pemerintah untuk kepentingan warga masyarakat ujar salah seorang warga masyarakat yang enggan disebutkan namanya.
Dengan sikap menghindar dari konfirmasi wartawan, publik menunggu adanya keterangan resmi dari pihak pemerintah desa cipenjo maupun instansi terkait mengenai kejelasan penggunaan anggaran rehabilitasi kantor desa tersebut dan pekerjaan betonisasi sampai berita ini ditayangkan tidak bisa dihubungi kades cipenjo Yeni Lusiana,” pungkas.” Penulis, KAPERWIL JAWA BARAT,” (HADRI ANDRIANSYAH)




