Wednesday, May 6, 2026
spot_img
HomeBogor RayaLongsoran Sampah di TPAS Galuga Akibatkan Operator Alat Berat Meninggal Dunia

Longsoran Sampah di TPAS Galuga Akibatkan Operator Alat Berat Meninggal Dunia

Google search engine
JBN Kab Bogor – Longsoran terjadi di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Galuga, yang berlokasi di Kecamatan Cibungbulang, hamparan milik Kota Bogor sekira Pukul 08.30 WIB, Senin (11/8/25).
Longsoran tumpukan sampah itu mengakibatkan satu ASN (Aparatur Sipil Negara) bernama Agus yang bertugas sebagai operator alat berat (becko) diketahui meninggal dunia dilokasi.
Menurut informasi yang disampaikan saksi mata, korban meninggal diakibatkan terjungkal hingga terkuburnya becko yang sedang dijalankan. “Meninggal dunia atasnama Pak Agus. ASN sebagai operator becko. Didapati meninggal terhimpit becko yang terjungkal dan terkubur tumpukan sampah akibat ledakan pak,” ujar Pak Amin salah satu pengepul.
Hal itu dibenarkan oleh salah satu operator becko lain yang berkenaan memberikan informasinya terkait kejadian longsor di TPAS Galuga hamparan Kota Bogor. “Iya pak betul, ini lagi di di RSUD Leuwiliang,” ungkap Asep (ASN Pemkot Bogor), salah satu operator becko yang juga sedang berkegiatan saat longsor.
Dari hasil pantauan media ini, baik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Bogor maupun Pemerintah Kabupaten Bogor diketahui sempat menghentikan berbagai aktivitas (operasional) di TPAS Galuga.
Agus Budi, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah DLH Kab Bogor dalam keterangan resminya kepada media ini mengatakan cukup terpukul dengan kejadian longsor di TPAS Galuga. Dia pun menegaskan, kejadian yang terjadi di hamparan Kota Bogor akan menjadi perhatian serius dari DLH Kab Bogor untuk bisa lebih memastikan keamanan dari setiap kegiatan operasional di TPAS. 
Dari informasi yang disampaikan, bahwa sekitar Pukul 13.00 WIB operasional kegiatan penurunan sampah dari truck dinas ke tpas yang menjadi tempat akhir residu dari Pemkab dan Pemkot Bogor sudah mulai dijalankan kembali. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari antrian truck dan tetap dapat melayani pengangkutan dan mencegah tumpukan sampah di wilayah.
Media ini masih coba mencari informasi lebih lanjut terkait pernyataan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Bogor pasca terjadinya longsoran yang mengakibatkan korban jiwa tersebut. (RDI)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini