Tuesday, April 21, 2026
spot_img
HomeBogor RayaP3AI Kedok Desa Hambaro Tidak Pasang Papan Proyek, Dugaan Jadi Proyek Bancakan

P3AI Kedok Desa Hambaro Tidak Pasang Papan Proyek, Dugaan Jadi Proyek Bancakan

Google search engine
JBN Bogor – pekerjaan program percepatan penigkatan tata guna air irigasi (P3-TGAI) KEDOK yang berlokasi dikampung legok kemang desa hambaro kecamatan nanggung kabupaten bogor diduga tuai jadi sorotan tajam awak media dan LSM yaitu proyek siluman.?
program infrastruktur berbasis masyarakat dari kementerian pekerjaan umum dan penataan ruang (PU-PR) dengan komitmen yang selalu dibangun P3-TGAI dan dikerjakan asal-asalan amburadul.? motifnya proyek (P3-TGAI) KEDOK merupakan salah satu bentuk perkumpulan petani dengan kegiatan yang di khususkan untuk pengelolaan dan pembagian air irigasi.
Tapi sangat di sayangkan pada saat pelaksanaan pembangunan tersebut jelas-jelas pembangunan irigasi di khususkan untuk pengelolaan tata guna air untuk pesawahan yang berada di desa hambaro kecamatan nanggung kabupaten bogor provinsi jawa barat.
Tetapi kenapa, dalam pelaksanaan program P3TGAI Kedok, yang berada di desa hambaro guna untuk kebutuhan sawah para petani namun dalam pelaksanaan pengerjaannya diduga asal jadi.

Dilokasi kegiatan nampak ada Rt manap, tim pelaksana kegiatan TPK padahal kegiatan tersebut dikerjakan dan pekerjaan’nya diduga tidak jelas karena tidak ada terpanjang papan informasi kegiatan proyek P3-TGAI untuk pemasangan batu kurang tinggi jelas terlihat pekerjaan tersebut tidak maksimal diduga tidak sesuai spesifik pekerjaan.yaiitu proyek (SILUMAN) pada hari kamis (25/9/2025).

Dari hasil pantauan tim investigasi awak media dilokasi pekerjaan proyek irigasi P3-TGAI tersebut, diduga banyak kejanggalan proyek yang sedang dikerjakan saat tim awak media turun untuk menggali informasi kelokasi proyek irigasi tersebut, terpantau tidak ada terpangpang papan informasi kegiatan P3A-TGAI KEDOK ditempat.

Menurut salah satu pekerja yang ada di lokasi menjelaskan bahwa pekerjaan yang sedang berjalan ini harus di tanyakan langsung kepada mantan Rt manap sebagai ketua penerima anggaran (KPA) cetusnya.”

“Terkait pekerjaan saya tidak tau kang.? dan jarang ada ke lokasi pekerjaan kang,? ucap yang kerja kepada tim awak media yang lagi bertugas lapangan. langsung saja tanyakan kepada Rt manap saja, sekarang ada di rumahnya.“ tuturnya.

Sementara itu awak media terus mencoba untuk menemui pihak  Rt manap yang bermaksud untuk mengkonfirmasi terkait proyek siluman itu, namun setelah beberapa awak media berusaha mengkonfirmasi mantan Rt manap selaku ketua penerima anggaran KPA. sekaligus tim pelaksana kegiatan.

Sampai berita ini diturunkan belum ada yang bisa dikonfirmasi untuk kejelasan proyek pembangunan siluman tersebut. pungkas,” Penulis.” (Hadri Andriansyah / O.SOBANDI)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini