JBN Jakarta – Pengamat Politik senior Saipul Mujani Dalam forum halalbihalal bertajuk “Sebelum Pengamat Ditertibkan” yang berlangsung di Utan Kayu, Jakarta Timur, pada 31 Maret 2026, Saiful Mujani menyampaikan pidato yang kemudian viral di media sosial setelah diunggah oleh akun Instagram @leveenia.
Pernyataannya yang mengatakan “Yang jalan hanya ini. Bisa nggak kita mengkonsolidasikan diri untuk menjatuhkan Prabowo. Hanya itu, kalau nasihati Prabowo nggak bisa juga. Bisanya hanya dijatuhkan. Itulah menyelamatkan, bukan menyelamatkan Prabowo tapi menyelamatkan diri kita dan bangsa ini,” jelas Saiful Mujani dalam video yang beredar.
Hal ini memicu kegaduhan dipublik, sebanyak 800 advokat siap menjaga kehormatan Presiden dan Wakil Presiden, Gagasan ini muncul dari kalangan praktisi hukum, guru besar dan purnawirawan hukum hadir untuk menjaga kehormatan orang nomor satu di Republik Indonesia.
Kami lebih kurang berjumlah 800 anggota baik advokat,kalangan purnawirawan, dan guru besar hukum siap menjaga marwah kehormatan bangsa republik Indonesia,terlebih menjaga wibawa pemimpin bangsa Indonesia ini, Papar Alfahrizal HA
Lebih lanjut dirinya Menjelaskan narasi tersebut berpotensi merusak kedaulatan,
Tindakan makar berpotensi besar memicu konflik kekerasan, perang saudara, kerusuhan massal, rusaknya supremasi hukum dan kedaulatan negara.
“Indonesia Negara Demokrasi, Silahkan mengkritik kebijakan tapi tidak untuk melakukan upaya ajakan makar, perlu di ingat hal tersebut merugikan banyak masyarakat, ada beberapa aspek yang berpotensi terganggu, kedaulatan negara, konflik kekerasan, perang saudara, supremasi hukum dan kedaulatan negara akan sepenuhnya terganggu.” Terang sekjend hipkumsi ini. (Red)