JBN Bogor – sungguh tak pantas dan tak layak di contoh ulah oknum kepal kades wargajaya, kecamatan sukamakmur, kabupaten bogor, Jawa barat, yakni oknum kades warga jaya (Ooy tamami), betapa tidak, Ia berani memainkan anggaran proyek bankeu atau yang dulu di kenal dengan sebutan samisade, sehingga membuat tidak jaya warganya, yang jaya hanyalah kadesnya.
bahkan himbauan presiden prabowo subianto, rupanya tak di gubris oleh sebagian oknum pejabat kepala desa, contohnya adalah pejabat Pemerintahan desa warga jaya kecamatan sukamakmur kabupaten bogor.
Pemerintah daerah Kabupaten bogor menggelontorkan dana besar yang bersumber dari APBD/uang rakyat, di buat main-main, hal ini terbukti dengan adanya rencana kegiatan proyek pembangunan jalan desa yang berlokasi di kp sukabakti sampai dengan perbatasan kp babakan randu, secara kasat mata jalan hotmix tersebut ketebalan yang di beberapa titik hanya ada satu centi meter dan dan TPT pun pada patah karena ada dugaan pengurangan kualitas, dengan pagu anggaran RP 1000.000.000. dan dapat di duga adanya Mark-up anggaran
Ketika awak media mendatangi kantor desa wargajaya hendak konfirmasi, sang raja kecil alias kepala desa, sangat di sayangkan kepala desa wargajaya ooy tamami tidak ada di tempat bahkan kantor desanya sudah tutup, pdahal saat tim wartawan datang ke kantor desa baru pukul 14.15 wib.
Dan awak media pun meminta tanggapan Ke Ketua umum Lembaga Pemantau Independen Tindak Pidana Korupsi ( LPI TIPIKOR INDONESIA )
Asep Zamzam SH mengatakan,terkait hal diatas, jika benar adanya dugaan mar-up anggaran yang dilakukan oleh oknum Kades Warga Jaya, maka saya dan tim akan sesegera mungkin melayangkan surat ke Pak Bupati dan tembuskan ke Instansi Terkait , karena kades warga jaya tersebut emang terkenal jago berkelitnya”. Ucap Asep Zamzam SH Ketua Umum LPI TIPIKOR INDONESIA.
sebagai informasi dangan adanya pemberitaan yang sudah tayang dari media tabloid mantap terkait kualitas aspal yang tidak maksimal seperti ketebalan tidak sesuai spek dan tembok penahan tanah (TPT) pada patah, lalu keesokan harinya langsung di perbaiki oleh pihak pemdes wargajaya, sedangkan pekerjakan jalan desa hotmix dan (TPT) sudah di monev oleh team monev kecamatan sukamakmur. pungkas,” ( KARIM )




