JBN Bogor – sungguh tak pantas dan tak layak dijadikan contoh dalam pekerjaan proyek betonisasi, infrastruktur jalan desa yang dikerjakan asal-asalan yakni proyek jalan desa betapa tidak,? ia berani memainkan anggaran proyek bankeu, bantuan keuangan.atau yang dulu di kenal dengan sebutan samisade” satu miliar satu desa.
Bahkan himbauan presiden prabowo subianto, rupanya tak di gubris oleh sebagian oknum pejabat kepala desa, contohnya adalah pejabat pemerintahan desa jatisari kecamatan cilengsi kabupaten bogor provinsi jawa barat.
Pemda, pemerintah daerah kabupaten bogor menggelontorkan dana besar yang bersumber dari APBD/uang rakyat, di buat main-main,hal ini terbukti dengan adanya rencana kegiatan proyek pembangunan betonisasi, jalan desa yang berlokasi di kampung tegal dusun satu, secara kasat mata jalan betonisasi tersebut ketebalannya kurang pas, karena dugaan ada pengurangan kualitas, dengan pagu anggaran sebesar Rp. 600.000.000.00.’ (enam ratus juta rupiah) dan dapat di duga adanya mark-up anggaran.
Ketika awak media mendatangi kantor desa jatisari hendak konfirmasi, sang raja kecil alias kepala desa, sangat di sayangkan kepala desa jatisari tidak ada di tempat, bahkan kantor desanya sudah tutup, padahal saat tim awak media wartawan datang ke kantor desa jatisari.
Dan awak media pun, meminta tanggapan statment kepada salahsatu, narasumber berinisial (E) yang enggan mau ditulis namanya mengatakan, terkait hal proyek pembangunan betonisasi jalan desa jika benar adanya dugaan mar-up anggaran yang dilakukan oleh oknum kades jatisari maka saya dan tim awak media wartawan, akan segera menulis sesuai tufoksi tugas liputan khusus, apa yang di lihat, dan apa yang di dengar, terkait proyek pembangunan infrastruktur jalan desa jatisari, karena kades jatisari, memang terkenal jagonya berkelitnya”,
Sebagai informasi dangan adanya pemberitaan yang sudah tayang dari beberapa media, terkait kualitas, betonisasi jalan desa yang tidak maksimal tidak sesuai spek, pemdes jatisari sedangkan pekerjakan jalan desa betonisasi sudah di monev oleh team monev kecamatan cilengsi kabupaten bogor provinsi jawa barat. pungkas.” Penulis.” kepala perwakilan provinsi jawa barat,” (HADRI ANDRIANSYAH/*TIM)




