Wednesday, June 17, 2026
spot_img
HomeJakarta RayaFormas Gelar Dialog Nasional Tentang Peningkatan Kualitas SDM

Formas Gelar Dialog Nasional Tentang Peningkatan Kualitas SDM

Google search engine
Hashim pun sangat mengapresiasi penyiapan anggaran 71 triliun rupiah untuk program makanan bergizi bagi anak sekolah oleh pemerintahan yang ada sekarang. “Karena pak Parabowo belum menjabat maka angka itu 71 triliun itu, terima kasih dapat perhatian. Program gizi ini perlu 450 triliun dan saya lihat dananya ada,” ujarnya.
Hashim juga menjelaskan, saat ini ada lebih dari 300 Perusahaan yang mengelola kebun sawit tidak legal, dimana hutan ditebang dan ditanami sawit tapi tidak dilaporkan ke pemerintah. Dan sejak tiga tahun lalu sudah ada aturan yang mewajibkan perusahaan-perusahaan ini membayar denda sekitar 300 triliun rupiah.
“Selain itu ada banyak komoditi yang tidak bisa saya sebutkan, terkena monitoring barang subsidi. Dari satu komoditi saja terdapat potensi penerimaan negara mencapai 300 triliun rupiah. Ini sudah diterapkan di sejumlah negara,” terangnya.
Hashim juga mengatakan, potensi penerimaan negara bisa mencapai 600 triliun rupiah dari dua item itu. “Dari anggaran itulah program makan bergizi ini bisa diambil. Dan sebagai informasi ternyata sudah ada 76 negara menjalankan program makanan bergizi ini. Dan semoga kita akan menjadi negara ke 77,” harapnya.
Mengutip penegasan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, Hashim mengutarakan, permasalahan pendidikan menjadi prioritas utama pemerintahan mendatang.
“Lihat saja, pak Prabowo mengangkat jenderal yang sangat kredibel dijadikan kepala sekolah Taruna yang diyakini akan menghasilkan para jenderal, eksekutif, dan manajer-manajer handal. Buktinya, dari lulusan SMA Taruna ini akan ada yang bakal menjadi Menteri dalam kabinet baru pak Prabowo,” ungkap Hashim sedikit membocorkan calon Menteri mendatang.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini