JBN Bogor – Kepala Desa cidokom Kecamatan gunung Sindur Kabupaten Bogor telah menjadi sorotan publik diduga akibat terus menghindar hendak dikonfirmasi terkait penggunaan dana desa tahun 2025
Kepala Desa tersebut, yang juga menjabat sebagai kuasa pengguna anggaran dana desa, telah menimbulkan kecurigaan akan integritasnya dalam pengelolaan dana tersebut.(11/11/2025)
Meskipun telah beberapa kali di tanya dia tidak bisa menjelas kan atau memberikan informasi yang valid dalam pengalokasian anggaran dana desa yang 20% masuk ke BUMDES yaitu kaitan dengan ketapang saat di wawancara di kantor desa nya.
Hal ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat di duga adanya penyalahgunaan anggaran tersebut,tidak lama kemudian SAIN selaku kepala desa menyuruh ketua BUMDes untuk mengambil uang dengan nominal Rp. 500,000 dalam amplop lalu di taro d meja kades sain memohon kepada team awak media untuk di terima,untuk menindak lanjut terkait pemberitaan uang itu kami akan jadi kan BBS(barang bukti suap)akan saya layangkan LAPDUMAS juga dari rekan LSM
Menurut, salah satu warga kp cidokom RT 04 RW 03 yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, sangat prihatin dengan sikap Kepala Desa yang terus menghindar dari tanggung jawabnya untuk memberikan penjelasan terkait penggunaan dana desa.
“Dengan menghindar dari awak media yang meminta jawaban atas penggunaan dana desa, ini jelas sangat mencurigakan, dan kami menduga adanya potensi tindak pidana korupsi yang perlu diusut lebih lanjut,” terangnya kepada awak media.
Ia pun, menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa demi kepentingan bersama.
“Saya mohon kepada bupati,inspektorat Bpk segera turun k lapangan bertindak untuk menyelidiki kasus ini dan memastikan bahwa dana desa digunakan harus sesuai dengan peruntukannya demi kemajuan warga dan mensejahtrakan masyarakat nya
Hingga berita ini ditayangkan, Kepala Desa yang bersangkutan belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan yang dialamatkan kepadanya pungkas:” penulis”KAPERWIL JABAR”( HADRI ANDRIANSYAH )




