JBN Bogor – Ditengah berbagai musibah dan bencana yang dialami warga Bogor Raya dari musibah banjir, longsor kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan penghubung kiranya dapat menjadi perhatian srius dari aparatur pemerintah daerah baik Kabupaten maupun Kota untuk bisa sigap menunjukan empaty sebagai bentuk keperdulian.
Hal itu disampaikan oleh Rohmat Selamat, SH.,Mkn., selaku aktivis sekaligus ketua organisasi profesi Persatuan Wartawan Bogor Raya (PWRI) DPC Bogor Raya menanggapi bencana yang diakibatkan tingginya intensitas hujan di wilayah Bogor Raya dalam sepekan terakhir.
“Kami mewakili insan aktivis PERS mengharapkan wujud empaty para pemimpin daerah di Bogor Raya, baik itu kepada Bapak Bupati berikut jajaran dan Bapak Walikota berikut jajaran untuk bisa fokus mengalihkan perhatian untuk bencana yang ada di wilayah Bogor Raya. Kondisi yang memprihatinkan saat ini menjadi saat-saat dimana rakyat berharap dan mengharapkan kehadiran pemerintah (negara) untuk bisa sedikit mengurangi beban psikologis atas bencana dan musibah yang menimpa,” ujar Rohmat Selamat, SH.,Mkn kepada media ini di Kantor Hukumnya, Selasa (4/2/25).
Ketua DPC PWRI Bogor raya itu pun menyambut baik dan mengapresiasi langkah progressife dari Bupati Rudy Susmanto yang langsung sigap meninjau lokasi banjir dan tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten bogor. Dia pun juga mendukung langkah preventif dari Walikota Bogor Dedy A Rachim yang disela-sela kegiatan ret-ret kepala daerah memberikan instruksi kepada jajaran Dinas PUPR untuk bisa segera memetakan lokasi rawan bencana agar dapat bisa melakukan langkah preventif dan antisipatif meminimalisir dampak bencana.
“Langkah kedua kepala Daerah baik di Kabupaten maupun Kota Bogor pun sudah baik. Dan harusnya itu bisa mendorong unsur para jajaran dibawahnya untuk juga bisa bergerak hadir, baik untuk memberi dukungan maupun dapat segera menghadirkan bantuan yang dibutuhkan para warga masyarakat terdampak bencana,” ucapnya.
“Saya pribadi dan para insan PERS sepakatlah pasti sangat mengapresiasi langkah nyata dari seorang Bupati Rudy Susmanto yang langsung sigap mendatangi lokasi bencana di Cisarua pasca baru slesai mengikuti ret-ret kepala daerah, termasuk kesigapan dari Walikota Dedy A Rachim yang juga langsung meninjau lokasi longsor di Ciluar. Dan dengan tingginya empaty tersebut kiranya bisa tertularkan inisiatif positif dari para jajaran Forkopimda untuk juga bisa lebih sigap hadir ditengah-masyarakat terdampak,” sambungnya.
Diakhir, Rohmat mengetuk hati seluruh lapisan masyarakat dan para insan pers yang ada di wilayah Bogor Raya untuk bisa bersama-sama memberikan dukungan moril maupun materil untuk seluruh para korban terdampak dari bencana banjir dan longsor yang terjadi sekitaran Kabupaten dan Kota Bogor. Pastinya dengan kolaborasi dari unsur masyarakat, pemerintah maupun swasta dalam menunjukan keperdulian, dia pun optimis akan makin mengurangi beban dari setiap warga yang sedang mengalami musibah bencana di Bogor Raya.
“Kiranya momentum bulan baik bulan Puasa Ramadhan ini bisa makin menumbuhkan gelora keperdulian dan kebersamaan guna dapat mengurangi beban moril, materil maupun psikologis dari para korban terdampak bencana. Kami dari jajaran kepengurusan DPC PWRI Bogor Raya pun mengajaka seluruh rekan-rekan insan pers untuk bisa turut serta mengurangi beban dari saudara-saudara kita yang sedang dilanda bencana yang ada di Bogor Raya belakangan ini,” jelasnya.
“Kami DPC PWRI Raya terbuka untuk menerima kebersamaan para insan pers yang hendak bersama-sama menunujukan keperdulian nyata untuk saudara-saudara kiita yang terdampak musibah. Insyallah kita akan segera mungkin bergerak untuk hadir ditengah-tengah lokasi terdampak bencana untuk bisa memberikan bantuan, baik materil maupun dukungan moril,” pungkasnya. (RDI)