JBN Cibinong – Kepala sekolah (Kepsek) SDN 03 Pabuaran Cibinong keluhkan kondisi retaknya beberapa titik pada dinding tembok ruang kelas dan juga pada ruang kerjanya yang juga bersebelahan dengan ruang belajar siswa.
Keluhan dan kekhawatiran dari Idah Nursidah (kepsek) disampaikan pasca mengecek hasil pekerjaan rehabilitasi ruang kelas di SDN 03 Pabuaran yang menghabiskan anggaran hingga Rp. 418.216.200,- dengan penyedia jasa CV. Reflia Fasya dan Konsultan Pengawas CV, Graha Prabayaksa, dilakukan bersama awak media pada Rabu (16/10/24).
“Iya kok ini temboknya masih ada yang retak-retak begini ya, padahal sudah di cat tembok ya. Apa kira-kira ini akan dirapihkan ya oleh pelaksana pekerjaan ? karena dari informasi yang saya dapat katanya pekerjaan hanya menyisakan pemasangan kusen jendela ya,” ujar Idah Nursidah, Kepsek Pabuaran 03 Cibinong.




Kepsek berharap, dengan kehadiran media yang juga dalam posisi menjalankan fungsi control nya dapat berperan serta menginformasikan kondisi dari retaknya dinding tembok.
“Saya juga kebetulan baru ditugaskan disini ya, dan saya pun belum pernah tau dan bertemu dengan pelaksana pekerjaan. Jadi kalau boleh akang wartawan bisa atuh menginformasikan kepada penanggungjawab pekerjaan untuk bisa merapihkan agar baik gituh,” harap Plt Kepsek.
“Iya kalau kita apa adanya ya, kerjaan yang kurang baik harus kita ingatkan karena menyangkut keberlangsungan belajar mengajar nantinya,” tutupnya.
Dari hasil penelusuran media ini, retaknya dinding pada ruang kelas yang juga bersebelahan langsung dengan ruang kerja Plt Kepsek patut diduga karena sistem tambal sulam pengecoran pada dinding tidak maksimal dilakukan, dan hanya fokus mempercantik dinding (tiban cat tembok).




