Saturday, June 27, 2026
spot_img
HomeBantenDinkes Kab Lebak Masih Irit Informasi Terkait Pertanyaan Tindaklanjut Akan Adanya Dugaan...

Dinkes Kab Lebak Masih Irit Informasi Terkait Pertanyaan Tindaklanjut Akan Adanya Dugaan Keterlibatan Oknum ASN (Puskesmas) dalam Bisnis Illegal Tambang Batubara di Bayah

Google search engine
JBN Lebak  – Dugaan keterlibatan seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial ASM, yang bertugas di salah satu Puskesmas di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, dalam kegiatan bisnis tambang batubara ilegal makin menjadi sorotan publik.
Informasi yang dihimpun awak media menyebut, ASM diduga berperan sebagai pemodal dalam kegiatan penambangan ilegal tersebut, meskipun juga didapat informasi bahwa ASM tidak pernah terlibat secara langsung dalam aktivitas tambang ilegal yang beroperasi diatas ahan yang dikelola dalam aktivitas pertambangan itu disebut berada di kawasan hutan lindung milik Perum Perhutani.
Kondisi ini memicu pertanyaan publik terkait etika dan integritas seorang ASN yang seharusnya tunduk pada aturan hukum dan kode etik pemerintahan. Walau dugaan itu telah beredar luas dan diulas secara berkelanjutan dalam pemberitaan, hingga kini Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak belum memberikan keterangan resmi.

Awak media sudah beberapa kali melakukan upaya konfirmasi, namun tidak ada respons, seolah persoalan ini dibiarkan menggantung tanpa sikap tegas.

Sikap irit bicara Dinkes bukan hanya memicu tanda tanya, namun juga menimbulkan kesan minimnya penegakkan integritas lembaga dalam menghadapi persoalan serius yang menyangkut nama baik institusi di mata masyarakat.
Sementara itu, hingga berita terkait ini beberapa kali ditayangkan, ASM belum memberikan klarifikasi ataupun tanggapan. Padahal, konfirmasi resmi telah berkali-kali dilayangkan kepada yang bersangkutan oleh awak media.
Publik kini menunggu langkah nyata serta ketegasan Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak untuk menyikapi persoalan ini secara transparan dan sesuai aturan hukum yang berlaku. (Ben/RDI)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini