JBN Kab Bogor – Pimpinan Umum sekaligus ceo Media TM Group bersama tim mendatangi Kantor Desa Singajaya untuk memvalidasi pernyataan TPK (Tim Pelaksana Kegiatan) Proyek DD Tahap II Tahun 2025 di Kp. Garung RT 01/07 Desa Singajaya, berikut dengan mendorong klarifikasi ungkapan pernyataan yang diduga menyayat marwah dari media TabloidMantap Group (JBN)
Diterima langsung oleh TPK berikut dengan didampingi staf dan BPD Desa, Tim TM Group minus penulis berita (Karim) diberikan penjelasan secara seksama prihal adanya perbaikan terhadap proyek yang menggunakan DD hingga Rp 160.490.000,- tersebut.
Dedy selaku TPK yang juga merupakan Kaur Kesra secara arif dan bijaksana menghargai pemberitaan kritis yang dimuat pada media JBN, yang juga menepis adanya dugaan ungkapan liar yang berintonasikan menyudutkan marwah media JABODETABEKNEWS.COM
“Iya kita menilai itu sebuah berita yang positif kang. Dan kami pun telah melakukan perbaikan terhadap proyek betonisasi tersebut,” ujarnya ditengah forum diskusi santai antara pemdes dengan TM Group di halaman depan kantor desa Singajaya, Selasa (22/7/25).
Dengan mengedepankan sikap menghargai insan jurnalis dari TM Group, TPK mewakili PJ Kepala Desa yang berhalangan hadir mengungkapkan kembali apresiasi kinerja dari rekan-rekan pers, dan mendorong kedepan dapat terjalin sinergi yang lebih baik.
“Iya kami selalu menjaga hubungan baik dengan setiap rekan pers, termasuk selalu terbuka menerima kehadiran rekan wartawan di kantor desa. Semoga kedepan dapat terjalin sinergi yang lebih baik kedepannya,” tutur dia.
“Terkait hal keberatan dari pernyataan Pak Pj Kades, iya nanti akan kami sampaikan dan bila memang benar seperti itu kiranya rekan-rekan bisa memaafkan. Karena mungkin juga ada kondisi dan situasi yang kurang tepat saat menerima kehadiran rekan dari media JBN. Nanti akan langsung kami sampaikan kepada Pak Kades,” pungkasnya.
Ditempat yang sama, Rendy Mamesah selaku Pimpinan Umum TM Group juga mengucapkan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada pemerintah desa Singajaya seperti yang dipertunjukan saat menerima kehadiran tim ke kantor desa Singajaya.
Meskipun maksud kehadiran yang awalnya untuk meminta klarifikasi atas adanya dugaan sikap kurang menghargai yang ditunjukkan oleh Pj Kades kepada wartawan JBN, namun dengan alasan menghargai sikap positif dan welcome yang ditunjukkan, maka ia mempersilahkan inisiatif TPK yang akan meneruskan maksud dan tujuan dari kehadiran tim.
“Iya harus kami sampaikan bila kehadiran kami kesini bukan sekedar mendapat update informasi prihal proyek yang pernah kami beritakan. Namun kami juga hendak mengetahui maksud pernyataan pak Pj Kades yang melontarkan ungkapan JBN media yang memberitakan buruk kepada awak media kami yang juga ikut hadir saat ini,” ungkapnya.
“Tapi karena merasa sedari awal sudah diperlakukan baik dan sangat dihargai, maka saya mewakili Tim TM Group mempersilahkan pak TPK untuk menyampaikan kepada Pak Pj Kades maksud dan tujuan kehadiran kami. Dan harap kami, Pj Kades bisa memberikan klarifikasi resminya atas ungkapan yang telah dilontarkan tersebut,” sambungnya.
Diskusi yang berjalan sambil menyeruput kopi pagi di Kantor Desa Singajaya, masih kata Rendy Mamesah, turut menjadi fakta adanya pernyataan terbalik dari adanya lontaran ungkapan diduga negatif dari Pj Kades yang menyinggung perasaan dari keluarga TabloidMantap Group.
“Allhamdulillahnya, pak TPK mengakui berita kami bukan berita buruk, karena faktanya pihak Desa pun telah melakukan perbaikan. Itu menunjukkan sikap kritis yang kami tuangkan dalam berita merupakan sikap kritis konstruktif dan berkesesuaian dengan yang ditemukan saat proses invetigasi tim,” tegas dia, mengakhiri forum diskusi tersebut.
Dari update informasi yang diterima, pihak TPK telah mengirimkan voicenotes (pesan suara) pernyataan permohonan maaf Pj Kades yang belum dapat mengikuti diskusi pagi di kantor desa.
Sayangnya, voicenotes tersebut masih belum mengklarifikasi singgungan ungkapan yang terlanjur dilontarkan, hingga menjadi perhatian serius dari Pimpinan Umum TM Group tersebut.
Rencananya, untuk menjaga marwah media TM Group, Kepala Perwakilan Wilayah JBN Bogor Timur bersama Biro dan Wartawan TM Group akan kembali mendatangi Kantor Desa untuk bisa mendapat klarifikasi dari Pj Kades Singajaya. (RDI)