Wednesday, April 22, 2026
spot_img
HomeBogor RayaTanpa Alasan Jelas, Oknum Anggota DPRD Kab Bogor Diduga Bersikap Arogan Bak...

Tanpa Alasan Jelas, Oknum Anggota DPRD Kab Bogor Diduga Bersikap Arogan Bak Jagoan Terhadap Wartawan yang Sedang Meliput Kejadian Robohnya SMKN 1 Cileungsi

Google search engine
JBN Cileungsi – Pemilihan sikap arogansi dan diduga kurang mengedepankan etika bertegur sapa sesuai dengan kesantunan ditunjukkan oleh JS, salah satu oknum anggota DPRD Kabupaten Bogor ketika menghadapi insan PERS yang sedang menjalankan kegiatan jurnalistik.
Kejadian yang cukup mengiris marwah insan PERS itu dialami oleh Hadri Ardiansyah selaku Korwil media online JabodetabekNews.com saat melaksanakan liputan robohnya SMKN 1 Cileungsi, pada Rabu (10/9/25).
“Saya bersama rekan-rekan setelah mendapat kabar SMKN 1 Cileungsi roboh langsung berinisiatif meninjau ke lokasi. Disaat kami sedang di lokasi, mendadak JS wakil ketua komisi III DPRD Kabupaten Bogor menegur saya dengan suara lumayan keras berikut dengan narasi yang saya rasa sudah seperti mengintimidasi saya yang sedang menjalankan tugas profesi saya,” ujar Hadri melaporkan kejadian tersebut kepada Redaksi JabodetabekNews.com pasca mengalami kejadian.
“Heh, maneh keur naon di diyeu ? Maneh teu apal urang. (Heh, kamu ngapain kesini, kamu ngga kenal saya-red),” sambung Hadri menirukan ungkapan JS yang di ucapkan dengan nada cukup keras kepada dia.
Lebih mirisnya, Hadri menyatakan bahwa dirinya juga mengalami tindakan dugaan arogansi dari oknum anggota dewan tersebut, yang mana tanpa sebuah alasan jelas, JS pun diduga mencoba menghalangi kegiatan jurnalistik dari Korwil media ini.
“Tanpa alasan yang jelas, JS juga diduga hendak mempersulit kegiatan jurnalistik saya dengan coba merampas hp saya saat hendak merekam dia yang saya duga coba mengintimidasi kegiatan jurnalistik saya yang hendak turut meninjau robohnya SMKN 1 Cileungsi,” ucap Hadri.
Bahkan, Hadri memastikan kejadian itu selaun disaksikan oleh rekan wartawan tapi juga turut disaksikan oleh anggota DPRD lain yang juga sedang meninjau robohnya SMKN 1 Cileungsi diantaranya Bapak Rudi Sabana, dan seorang pegawai KCD (Kantor Cabang Dinas Pendidikan).
Pasca kejadian itu, di perbincangan antar wartawan tersiar informasi dugaan bahwa JS merupakan Ketua RW di dekat lingkungan SMKN 1 Cileungsi, Desa Limusnunggal. Dimana status JS sebagai Ketua RW berikut merangkap menjadi Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten yang diketahui oleh Korwil Hadri patut diduga menjadi alasan dibalik sikap bak jagoan oleh oknum JS tersebut. (RDI)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini