Friday, June 19, 2026
spot_img
HomeJakarta RayaPoltekkes Kemenkes Jakarta II Edukasi Warga Pancoran tentang Pentingnya Kesehatan Hati

Poltekkes Kemenkes Jakarta II Edukasi Warga Pancoran tentang Pentingnya Kesehatan Hati

Google search engine
Dalam sosialisasi tersebut, Atang Saputra, SKM, M.Med.Sc (PH) menjelaskan bahwa Hepatitis adalah penyakit menular yang menyerang hati dan disebabkan oleh virus. Ada lima jenis Hepatitis: A, B, C, D, dan E. Hepatitis A dapat menular melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Hepatitis B ditularkan melalui hubungan seksual tanpa alat pengaman dan transfusi darah, serta dapat ditularkan dari ibu hamil ke janin. Hepatitis C juga menular melalui hubungan seksual yang tidak aman atau penggunaan jarum suntik tidak steril.
Hepatitis D dapat ditularkan melalui jarum suntik dan transfusi darah yang tidak steril, sedangkan Hepatitis E menular melalui air atau makanan yang terkontaminasi. Penting untuk dicatat bahwa komplikasi Hepatitis dapat menyebabkan Sirosis Hati dan Kanker Hati pada stadium A, B, C, dan D.
Lantas bagaimana mencegah HA dan HE? Yakni Mencuci tangan pakai sabun
sebelum makan, keluar dari toilet, sebelum mengolah dan menghidangkan makanan, sebelum menyusui, memberi makan bayi, sesudah buang air besar dan kecil dsb. Olah makanan yang benar, masak sampai matang 85 derajat, pisahkan yang matang dengan mentah sebelum masak, Olah dan hidangkan makanan, sebaiknya menyimpan makanan di bawah 5 derajat Celcius atau diatas 60 derajat celcius.
Sementara untuk mencegah HB, HC dan HD, yakni lakukan Imunisasi, tidak bertukarnya alat pribadi, tutuplah luka terbuka, gunakankah alat alat denga steril. Terkait imunisasi untuk Hepatitis A dan B, diberikan orang tertentu. Untuk HB sesegera mungkin dilakukan dalam waktu 24 jam. Berikan Imunisasi HB1 sampai 3 sebelum satu tahun. Sedangkan untuk HB lakukan dua kali dalam kurun 6 – 12 bulan.
Sedangkan dari sosialisasi Gizi Seimbang (Isi Piringku) untuk Hati yang Lebih Sehat Pritasari, SKm, M.Sc. selaku Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II; menggarisbawahi bahwa Penyakit Hati dapat dicegah dengan Pola Makan yang Sehat dan Seimbang.
Penyakit Hati adalah Penyakit Infeksi yang disebabkan Bakteri, Virus, Parasit, Polusi, Radikal Bebas dst. Terlebih HB dan HC penyebab terbanyak Hepatitis kronik, sirosis, hingga kanker hati dst.
Oleh karena itu, tubuh perlu vitalitas dan imunitas. Apalagi melaksanakan pola makan Gizi Seimbang Isi Piringku tidaklah mudah. Butuh tekad yang kuat untuk Kesehatan. Dan Kemenkes menetapkan 4 Pilar Gizi Seimbang, yaitu Konsumsilah Pangan Beraneka Ragam, Biasakan Prilaku Sehat, Lakukan Aktivitas Fisik, dan terakhir mempertahankan serta memantau Berat Badan Normal. Dan ingat, sekali makan cukup 700 kalori. Jadikan nasi dan sayur sama banyaknya, baru buah buahan kemudian melengkapinya. Sedangkan
makanan tambahan lokal cukup bubur kacang merah, salad sayur, salad ayam, susu dsb.
Terpenting batasi dan hindari makan makanan gorengan, kue kering atau basah, makanan ringan dalam kemasan, minuman manis, makanan cepat saji, makanan kalengan atau olahan. Perhatikanlah keamanan makanan yang di konsumsi. Selain membatasi pula mengkonsumsi Gula, Garam, Lemak. Karena makanan kekinian belum tentu sehat, tukas Pritasari, SKm, M.Sc. Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Jakarta II.
Sementara di sosialisasi Ketiga, yakni tentang Hati Lebih Sehat dengan Bijak Menggunakan Obat oleh Nanda Puspita, M.Pharm, Apt, dimana dirinya tetap menyarankan kewaspadaan bila Hati mulai terganggu, yang kerap disertai mual, urine berwarna teh, BAB fases pucat, kulit menguning, dan sebagainya. Jadi untuk Tepat Minum Obat Agar Hati Tetap Sehat.
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini