Tuesday, April 21, 2026
spot_img
HomeNasionalMenuju Indonesia Swasembada Air: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Jadi Kunci

Menuju Indonesia Swasembada Air: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Jadi Kunci

Google search engine
JBN Jakarta – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mencatat peningkatan produksi air bersih dibandingkan tahun sebelumnya. Namun demikian, distribusi ke sejumlah wilayah masih mengalami kendala.
Direktur Utama PTMB, Yudhi Saharuddin, menjelaskan bahwa produksi air bersih saat ini mencapai 1.460 liter per detik, meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 1.360 liter per detik. “Jika kita lihat datanya, kapasitas produksi telah mencapai 1.460 liter per detik dari kapasitas terpasang sekitar 1.510 liter per detik. Artinya, ada peningkatan produksi air bersih,” kata Yudhi saat menghadiri talkshow strategis bertajuk “Kerjasama Investasi Menuju Indonesia Swasembada Air” yang di gelar oleh PT. Tigalapan Investama Group di acara Indonesia Water and Wastewater Expo & Forum (IWWEF) 2025, Jakarta (12/6/2025).

Yudhi menyatakan bahwa saat ini PDAM Balikpapan atau Perunda Tirta Manuntung Balikpapan tengah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan penyaluran dan pengelolaan air bersih. Kerjasama ini mencakup pemanfaatan teknologi,peningkatan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya air yang lebih efisien.
“PDAM Balikpapan menjalin kerjasama dengan berbagai badan usaha untuk meningkatkan layanan air bersih, termasuk penerapan teknologi baru dan penguatan ketahanan air,” tambahnya.

Sementara itu, Komisaris PT Tigalapan Investment Group Mohd Reza Pahlevi mengatakan pihaknya mengapresiasi bagaimana PDAM-PDAM khususnya Balikpapan melakukan bisnis planning semaksimal mungkin.
Menurutnya, PDAM Balikpapan mengakselerasikan dan beberapa kerjasama yang dilaksanakan oleh PDAM begitu maksimal.
“Saya sangat mengapreasiasi PDAM Balikpapan yang telah mengakselerasikan kerjasama yang begitu maksimal,” ujar Reza.

Mohd Reza Pahlevi juga menekankan pentingnya memprioritaskan investor dalam negeri (NKRI) dalam kerja sama ini, bukan hanya mengandalkan investor asing, Kepercayaan dan dukungan penuh kepada pelaku usaha lokal mutlak diperlukan.
Tak hanya itu, dukungan dari pemerintah juga diperlukan untuk tercipatanya swasembada pengusaha lokal dalam negeri, agar kita pelaku usaha lokal ini juga dapat berdikari sebagai swasta dalam negeri yang utuh dan dapat bersaing secara global.
“Kita mendukung langkah Presiden Prabowo dan Pak AHY dan Kemen PU dalam percepatan infrastruktur agar mengentaskan kemiskinan dan juga target percepatan pertumbuhan ekonomi 8% dan kolaborasi peran swasta nasional lebih di tingkatkan dan di percaya oleh semua pihak,” tegas Reza Pahlevi.

Sedangkan Titi Khoiriah selaku CEO PT Tigalapan Investama Group sekaligus Kepala Badan Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah – KADIN Indonesia, sangat krusial untuk mengentaskan kemiskinan dan mencapai target pertumbuhan ekonomi 8%.
Namun, keberhasilan program ini tak hanya bergantung pada pembangunan fisik semata. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan sektor swasta nasional menjadi kunci.

Harapan besar pun tertuju pada pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memberikan kepastian hukum. Kepastian hukum merupakan fondasi penting bagi pertumbuhan investasi dan konstruksi. Dengan adanya pendampingan hukum sejak dini, investor dan pelaku usaha akan lebih percaya diri, menghasilkan kualitas ekonomi yang baik dan berkelanjutan.
“Harapan pegusaha lokal ataupun nasional kepada pemerintah agar iklim investasi lebih kondusif dan adanya kepastian hukum, karena pentingnya dukungan kepastian hukum agar dunia investasi dan konstruksi lebih meningkat dan investor dan pelaku usaha bisa lebih percaya diri,” kata Titi Khoiriah.

Titi menambahkan PT Tigadelapan Investama Group sangat mengapreasiasi kepada pemerintahan Prabowo serta peran aktif kepala daerah yang dapat berkolaborasi, bagaimana mencipatkan infrastuktur yang masif dan kolaboratif, demi tercapaiannya swasembada pangan, swasembada energi dan swasembada Air. Hal ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. (DIO)
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini