Ketua Umum Dewan Tinju Indonesia (DTI) Milasari Kusumo Anggraini. (Foto/Tim)
Ditegaskan lebih lanjut olehnya, bahwa kedudukan DTI saat ini sebagai ring official, miliki tanggung jawab guna menyiapkan aturan pertandingan yang baik, terutama dalam menyiapkan hakim wasit pertandingan yang profesional dan mengerti tentang rule regulations.
“Guna realisasikan itu kedepan DTI selain akan bermitra dengan organisasi badan tinju dunia, juga akan lakukan kerjasama yang baik dengan berbagai organisasi tinju profesional yang ada di Indonesia seperti KTI, ATI, KTPI, FTI, FTPI serta dengan organisasi tinju amatir Pertina,” ucap G. Borlak, seraya menegaskan bahwa pihaknya juga akan membangun kemitraan yang baik dengan para promotor, petinju, pelatih, manajer, matchmaker, pemerintah dan kalangan dunia usaha (Red- dalam batasan profesional).
“DTI akan selalu berupaya untuk ikut meningkatkan kualitas petinju, kualitas pertandingan, sehingga menjadi sajian tontonan yang menarik. Di samping itu, DTI akan selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan petinju saat berada didalam ring, dengan selalu berpedoman pada peraturan keselamatan petinju,” terang G Borlak.
Ditegaskan lebih jauh oleh G.Borlak bahwa pihaknya akan lakukan sinergi dengan kalangan media, dimana salah satunya dengan organisasi Media Independen Online Indonesia (MIO INDONESIA), yang saat ini diketuai oleh AYS Prayogie. Yakni, sebuah wadah tempat berhimpunnya perusahaan-perusahaan media berbasis online di Indonesia.
“DTI akan selalu ikut sertakan MIO INDONESIA di dalam setiap event pertandingan olah raga tinju yang kami selenggarakan. Kami yakin dengan dukungan publikasi media yang baik, nantinya akan memberikan gesah positif pada wajah tinju profesional Indonesia,” pungkasnya.