JBN LEBAK — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak melakukan pemantauan langsung terhadap pengerjaan saluran drainase yang tengah dikerjakan PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan sekitaran area stasiun Rangkasbitung menuju jalan Hardiwinangun . Pemantauan dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan serta kesiapan sistem drainase dalam menghadapi curah hujan tinggi.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lebak, Hamdan Soleh, menegaskan bahwa pengawasan lapangan menjadi langkah penting agar pekerjaan berjalan sesuai standar teknis. Menurutnya, drainase yang dibangun harus mampu mengalirkan air dengan baik, mengingat wilayah tersebut sering menjadi titik genangan setiap musim hujan.
“Pemantauan ini untuk memastikan pekerjaan drainase berjalan sesuai spesifikasi, sehingga saat musim hujan nanti air dapat teralirkan dengan optimal,” ujar Hamdan, Jum’at (5/12/2025).
Pekerjaan drainase ini merupakan bagian dari penataan kawasan stasiun yang dilakukan PT KAI bersama pemerintah daerah. Selain perbaikan aliran air, penataan kawasan juga mencakup pengaturan ulang area parkir dan fasilitas pendukung lainnya sebagai langkah menuju peningkatan kelas Stasiun Rangkasbitung menjadi stasiun bertipe ultimate.
Pemkab Lebak berharap langkah ini bukan hanya meminimalkan risiko banjir, tetapi juga mendukung kenyamanan warga serta pengguna transportasi kereta api. PUPR menyampaikan komitmen bahwa pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata dan mampu menjawab permasalahan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat, terutama di wilayah pusat kota Rangkasbitung.(*)
Editor: Adriyanto




