Wednesday, June 10, 2026
spot_img
HomeBekasi RayaAroma Backup Oknum Wartawan Pada Proyek Dispora Kabupaten Bekasi Mencuat

Aroma Backup Oknum Wartawan Pada Proyek Dispora Kabupaten Bekasi Mencuat

Google search engine
JBN Bekasi – Ketegasan Presiden Prabowo dalam upaya pemberantasan korupsi serta pemulihan dan penataan keamanaan Negara dari unsur premanisme sepertinya tidak dianggap oleh sebagian orang.
Bahkan ketika Menko Polkam RI membentuk Tim Satgas Pemberantasan Premanisme untuk menanggulangi dan memberantas aksi premanisme serta organisasi masyarakat (ormas) yang meresahkan dan mengganggu stabilitas keamanan, ketertiban umum, serta iklim investasi justru malah mencuat para oknum ormas berlari kepayung Jurnalis.
Sehingga tak terelakan bermunculan para oknum ormas berkedok profesi wartawan sebagai tameng untuk melakukan pemback-up an proyek-proyek Pemerintah.
Sebagai aktivis pers yang terlahir dari rahim reformasi yang juga salah satu pengurus Majelis Pers dan ketua umum Forum Wartawan Jaya (FWJ) Indonesia, Mustofa Hadi Karya atau yang biasa disapa Opan angkat bicara.
Tentunya hal itu kata dia akan memberikan dampak buruk bagi sejatinya profesi kontrol publik tata kelelola Pemerintah. Contoh kasus telah diduga adanya penyimpangan profesi jurnalis di Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan aduan beberapa rekan wartawan yang melakukan investigasi serta konfirmasi dalam proyek pembinaan dan pengembangan olahraga pendidikan kabupaten Bekasi tahun anggaran 2025 muncul sang kontraktor yang sangat percaya diri. Pengakuannya, dia dari salah satu ormas Nasional dan juga mengaku sebagai wartawan media online.
“Keberadaan jurnalis bukan untuk melakukan pemback up an proyek atau sejenisnya karena fungsi profesi wartawan sudah diatur dalam UU Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers dan mengacu pada kode etik jurnalistik. “Jelas Opan saat dimintai pendapatnya terkait hal diatas, Minggu (6/7/2025).
Jika benar terbukti ada ID pers media yang ditunjukan oleh oknum tersebut, dia meminta redaksi dari media itu segera mencabutnya dan memberikan pernyataan sikap tegas bahwa orang tersebut adalah oknum yang hanya ingin merusak marwah Pers Indonesia.
“Aduannya begini, selain oknum itu mengaku sebagai kontraktor proyek, dia juga mengeluarkan ID Pers media online, bahkan dia mengaku dari organisasi Pers nya Wilson Lalengke. “Ungkapnya.
Sebelumnya peristiwa itu bermula dari seorang warga sekaligus mantan Ketua RT 06, RW 010, Desa Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi menanyakan aktifitas lalu lalang armada berat di wilayahnya yang sangat menganggu akses jalan masuk lingkungan.
“Saya datang itu menanyakan ke kontraktor untuk pertanggungjawaban mereka dengan adanya mobil molen keluar masuk dan melewati akses lingkungan. Dampak buat warga kami cukup besar selain rawan kecelakaan, ada kerusakan jalan, apalagi truk besar. “Ucap warga kepada wartawan, Minggu (6/7/2025).
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini