Monday, May 4, 2026
spot_img
HomeBekasi RayaPengeroyokan Warga, Kapolres Metro Bekasi, Mustofa : Anggota Dewan atau Tidak Semua...

Pengeroyokan Warga, Kapolres Metro Bekasi, Mustofa : Anggota Dewan atau Tidak Semua Sama Dimuka Hukum

Google search engine
JBN Bekasi – Seorang warga Bekasi bernama Fendi menjadi korban pengeroyokan yang diduga dilakukan belasan orang, salah satunya berinisial (N) yang disebut sebagai anggota DPRD Kabupaten Bekasi.
Peristiwa itu terjadi di sebuah restoran kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 29 Oktober 2025.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, saat ditemui di Polres Metro Bekasi membenarkan dan menegaskan bahwa proses hukum tetap akan berjalan tanpa tebang pilih.
“Tetap kita jalankan karena ada pengaduan tentang dugaan tindak pidana penganiayaan atau lebih tepatnya laporannya pasal 170 KUHP. Jadi tetap kita jalankan apakah dia anggota dewan atau enggak, semua persamaan di muka hukum,” jelas Mustofa kepada awak media, pada Kamis (27/11/2025).
Kombes Mustofa menyebut penyelidikan terus dilakukan dengan memeriksa enam orang saksi yang berada di lokasi kejadian.
“Proses penyelidikan akan saya jalankan sambil terus kita laksanakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Enam orang saksi yang ada di TKP sudah kita periksa,” tegasnya.
Ia menambahkan, penyidik masih melengkapi petunjuk dan alat bukti, pemeriksaan terhadap 6 orang saksi termasuk memeriksa CCTV di lokasi kejadian.

“Itu harus kita pastikan. Mungkin kita cek CCTV dan lain sebagainya. Kalau memang yakin, pasti akan kita sampaikan kepada rekan-rekan sekalian,” ujarnya.

Terkait dugaan pelaku yang merupakan anggota dewan, Mustofa mengatakan hal itu sesuai dengan keterangan pelapor. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan pada tahap penyelidikan dan hingga saat ini belum menetapkan tersangka.
“Menurut data yang ada, penyampaian pelapor bahwa (N) diduga adalah anggota Dewan Kabupaten Bekasi,” tegasnya.
“Nanti perkembangan akan kita sampaikan,” pungkas Mustofa.
Dari informasi, Insiden bermula saat korban menanyakan perilaku sopir pelaku yang disebut menatap dirinya dengan tidak wajar. Namun, bukannya mendapat penjelasan, Fendi justru dikeroyok oleh belasan orang. Di antara para pelaku tersebut, satu orang berinisial (N) diduga merupakan anggota DPRD Kabupaten Bekasi.
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan kini masih merasakan trauma. Fendi berharap polisi menindaklanjuti kasus ini secara profesional dan tanpa pandang bulu.
Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, berinisial (N) saat dikonfirmasi sampai saat ini belum memberikan jawaban.
Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan lewat pesan WhatsApp kepada awak media, bahwa anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial (N) sudah dilaporkan pula ke dewan etik partai oleh si korban.
“Tinggal BK DPRD Kabupaten Bekasi saja nih ditunggu actionnya”, imbuhnya.(surya)
Editor: Effendi 
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini