JBN Bogor,— Sikap Ketua Kelompok Bungur Jaya, Madun, yang beralamat di Desa Tanjungrasa, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan tajam setelah diduga menunjukkan sikap emosional saat ditemui wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistik, Senin (27/7/2026).
Pertemuan yang semestinya dapat menjadi ruang klarifikasi justru disebut berlangsung dengan nada tinggi dan penuh emosi. Sikap tersebut memunculkan tanda tanya di tengah publik: ada apa sebenarnya dengan Kelompok Bungur Jaya hingga komunikasi dengan wartawan berlangsung tegang?
Sorotan semakin tajam setelah terlontar ucapan yang menyebut bahwa “wartawan ujung-ujungnya minta duit.” Pernyataan tersebut dinilai berpotensi mencederai citra profesi wartawan apabila dimaknai sebagai generalisasi terhadap seluruh insan pers.
“Jika memang terdapat pengalaman atau dugaan adanya wartawan yang meminta uang, hal tersebut semestinya dapat disampaikan secara terbuka, dan dibuktikan secara jelas. Sebaliknya, apabila ada tuduhan terhadap wartawan tertentu, pihak yang merasa dirugikan juga memiliki ruang untuk memberikan klarifikasi maupun melaporkannya melalui mekanisme yang sesuai.
“Pertanyaan publik kini mengarah pada Substansi, persoalan:?mengapa respons.”Madun begitu keras, ketika wartawan datang melakukan konfirmasi.? Apakah ada persoalan tertentu yang belum terungkap berkaitan dengan kegiatan Kelompok Bungur Jaya.? Ataukah hanya terjadi kesalah pahaman dalam komunikasi antara wartawan dan pihak kelompok.?
“Publik tentu berhak mendapatkan informasi yang terang, terlebih apabila kegiatan kelompok tersebut berkaitan dengan program, bantuan, atau anggaran pemerintah.”Harus Transparansi dan keterbukaan menjadi hal penting agar tidak muncul kecurigaan maupun persepsi negatif di tengah masyarakat.
Karena itu, pihak terkait diminta segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan secara Objektif, apabila memang terdapat persoalan yang perlu ditelusuri.
“Pemeriksaan bukan berarti menghakimi, melainkan untuk memastikan duduk persoalan secara terang berdasarkan fakta dan bukti.
Di sisi lain, Madun selaku Ketua Kelompok Bungur Jaya juga memiliki hak jawab dan hak klarifikasi untuk menjelaskan secara utuh maksud pernyataannya, termasuk konteks, ucapan mengenai wartawan yang disebut “ujung-ujungnya minta duit”.
“Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan lebih lanjut dari Bang Madun, mengenai persoalan tersebut.
Publik menunggu keterbukaan. Sebab, ketika sebuah kelompok yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat menjadi sorotan, pertanyaan yang muncul bukan sekadar soal nada tinggi, tetapi juga menyangkut transparansi, Akuntabilitas, dan bagaimana sebuah lembaga kelompok warga masyarakat menghadapi fungsi kontrol sosial dari Pers. Se-Dunia.
BOGOR — DESA TANJUNGRASA, KECAMATAN TANJUNGSARI
Senin, 27 Juli 2026)
Melaporkan.,
*Penulis jurnalis*
Jabodetabeknews.id
Kaperwil Jabar
( ” HADRI ANDRIAN SYAH ” )




