JBN Lebak – Warga Kampung Leuwiranji, Kelurahan Muara Ciujung Timur (MCT), Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, menghadapi masalah serius terkait penutupan saluran air solokan yang diduga dilakukan oleh Rumah Sakit Husada.
Penutupan ini telah menyebabkan genangan air yang mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.
Menurut Bewok (nama samaran), seorang warga setempat, masalah ini bermula sejak adanya pembangunan baru oleh Rumah Sakit Husada.
“Sebelum pembangunan, saluran solokan kami berfungsi normal,” ujar Bewok pada hari Kamis, 28 Maret 2024. Kepada Jabodetabeknews.com group.
Bewok juga menambahkan bahwa sejak pembangunan tersebut, setiap kali musim hujan tiba, genangan air kerap terjadi dan membutuhkan waktu hampir satu minggu untuk surut.
Ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga sekitar terutama karena saluran tersebut tidak lagi mengalir ke arah belakang kantor kecamatan Rangkasbitung.
Warga telah mencoba menegur pihak klinik atau rumah sakit, namun sayangnya, teguran tersebut tampaknya tidak mendapat respons. Situasi ini telah mempengaruhi tiga RT di wilayah tersebut, warga berharap pemerintah daerah atau pihak terkait dapat segera menangani permasalahan ini.
Upaya konfirmasi dari awak media terhadap klinik atau Rumah Sakit Husada masih berlangsung untuk mendapatkan klarifikasi mengenai dugaan penutupan saluran air solokan ini.
Namun sangat di sayangkan Sampai berita ini tayang pihak dari klinik atau rumah sakit belum dapat di temui awak media. (Adry/Ben)
Editor: Effendi




