Monday, May 4, 2026
spot_img
HomeUtamaMakna Ibu di Balik Jeruji: Lapas Rangkasbitung Peringati Hari Ibu dengan Nuansa...

Makna Ibu di Balik Jeruji: Lapas Rangkasbitung Peringati Hari Ibu dengan Nuansa Hangat dan Humanis

Google search engine
JBN Lebak — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung menggelar peringatan Hari Ibu yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan di Lapangan Serbaguna Lapas Rangkasbitung. Kegiatan ini menjadi momen reflektif tentang peran besar seorang ibu, sekaligus wujud komitmen pembinaan yang humanis bagi warga binaan. Senin, (22/12)

Peringatan Hari Ibu tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak beserta jajaran, petugas lapas, serta diikuti oleh sekitar 70 ibu warga binaan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk nyata dukungan dan kepedulian terhadap penguatan nilai keluarga dalam proses pembinaan.

Rangkaian kegiatan diisi dengan penampilan seni dari warga binaan, pembinaan kepribadian, serta interaksi penuh kehangatan antara warga binaan dan keluarga. Suasana haru dan kebersamaan terasa kuat, khususnya bagi para ibu yang tengah menjalani masa pembinaan.

Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Muarif Khakim, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua TP PKK Kabupaten Lebak dan seluruh pihak yang terlibat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadirannya. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan jembatan untuk mempererat hubungan emosional antara warga binaan dan ibunya. Kami percaya, ibu adalah pintu surga sekaligus sumber kekuatan utama dalam menjalani dan menghadapi kehidupan yang lebih baik,” ujar Muarif Khakim.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lebak dalam pesannya menekankan bahwa Hari Ibu adalah momentum untuk menumbuhkan kembali nilai kasih sayang, ketulusan, dan harapan.

“Hari Ibu menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah dan menata masa depan. Kami berharap para ibu dan seluruh warga binaan tetap memiliki semangat memperbaiki diri demi kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.

Peringatan Hari Ibu ini menegaskan komitmen Lapas Rangkasbitung dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada aturan, tetapi juga pada nilai kemanusiaan. Melalui keterlibatan keluarga dan berbagai pihak, diharapkan proses pembinaan dapat berjalan lebih efektif dan bermakna.(Red)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini