Monday, May 4, 2026
spot_img
HomeUtamaPuluhan Tahun Kebanjiran dan Jalan Rusak, Dinas Perkim Lebak Baru Akan Turun...

Puluhan Tahun Kebanjiran dan Jalan Rusak, Dinas Perkim Lebak Baru Akan Turun ke Lokasi

Google search engine
JBN Lebak – Keluhan warga Kampung Kaum Lebak RT 02 RW 08, Kecamatan Rangkasbitung, terkait banjir tahunan dan jalan lingkungan rusak yang telah berlangsung puluhan tahun, akhirnya mendapat respons dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lebak.

Kepala Dinas Perkim Lebak, Iwan Sutikno, mengakui pihaknya baru akan menurunkan tim ke lapangan untuk memastikan penyebab banjir dan kerusakan infrastruktur tersebut.

“Proposal dari masyarakat sudah kami terima. Nanti akan kami kaji dan Kepala Bidang akan kami tugaskan untuk meninjau lokasi,” ujar Iwan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (13/1/2026).

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan publik, mengingat persoalan banjir dan jalan rusak di kawasan tersebut disebut warga sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa penyelesaian tuntas.

Iwan menyebut pihaknya belum bisa memastikan sumber masalah sebelum dilakukan pengecekan lapangan, apakah disebabkan kondisi geografis atau buruknya sistem drainase.

“Kita harus lihat apakah aliran air memang tersumbat, drainase tidak berfungsi, atau wilayahnya memang rendah,” katanya.

Jika penyumbatan terjadi akibat sampah, Perkim akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup. Sedangkan bila kerusakan terjadi pada drainase, akan diteruskan ke Dinas PUPR.

Sementara itu, untuk kerusakan jalan lingkungan, Iwan menyatakan Perkim memiliki kewenangan jika jalan tersebut masuk kategori jalan permukiman. Namun, ia menegaskan tetap harus melalui kajian dan mekanisme perencanaan.

“Kalau perlu perbaikan, nanti diusulkan melalui Musrenbang atau anggaran perubahan,” ujarnya.

Warga berharap, turunnya Dinas Perkim ke lokasi tidak hanya sebatas kunjungan, melainkan benar-benar menghasilkan solusi nyata bagi persoalan banjir dan jalan rusak yang selama ini mereka alami.(Adriyanto)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments

Mohon Maaf anda tidak dapat menyalin artikel ini